TAMIANG LAYANG- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tamiang Layang–Ampah, Desa Rangen, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Jum'at (4/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Sebuah mobil pikap Suzuki Mega Carry menabrak truk tangki yang sedang berhenti di bahu jalan.
Seorang penumpang pikap Azhar Permadi (17), meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengemudi pikap Ahmad Rafi’i (17) mengalami luka lecet.
Dari informasi yang di dapat, kecelakaan bermula ketika Suzuki Mega Carry warna putih bernomor polisi DA 8302 DE yang dikemudikan Ahmad Rafi’i melaju dari arah Tamiang Layang menuju Ampah dengan membawa Azhar Permadi.
Saat tiba di lokasi yang merupakan ruas jalan menikung, kendaraan tersebut diduga bergerak ke sisi kiri jalan setelah pengemudinya mengantuk. Pada saat bersamaan, sebuah truk tangki Mitsubishi bernomor polisi DA 8767 CW yang dikemudikan Ahmad Junaidi (56) sedang berhenti di bahu jalan.
Truk tangki tersebut berhenti karena pengemudinya hendak buang air kecil di toilet masjid. Lampu penerangan kendaraan tetap menyala saat kendaraan berhenti.
Mobil pikap kemudian menabrak bagian bemper belakang sebelah kanan truk tangki. Benturan menyebabkan pikap terlempar hingga menyeberang ke bahu jalan dan berbalik arah.
Akibat benturan keras tersebut, Azhar mengalami lebam pada bagian dada dan cedera parah pada kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Adapun Ahmad Rafi’i mengalami luka lecet pada kening sebelah kiri dan lengan sebelah kanan.
Plt Kasat Lantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika, saat di konfirmasi, Jum'at (4/9/2026) siang membenarkan atas peristiwa tersebut.
Ia menyebut, bahwa faktor utama kecelakaan diduga berkaitan dengan kurangnya kehati-hatian pengemudi mobil pikap.
Selain faktor pengemudi, kondisi lingkungan saat kecelakaan juga menjadi perhatian. Peristiwa terjadi pada dini hari ketika arus lalu lintas relatif sepi dan penerangan jalan kurang. Ruas jalan di lokasi merupakan jalan beraspal dan menikung serta berada di kawasan permukiman penduduk.
IPDA Dika mengingatkan pentingnya kewaspadaan pengemudi, terutama ketika berkendara pada dini hari. Pengemudi yang mulai mengantuk disarankan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan dan memilih berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat.
Dari sisi kerusakan, truk tangki mengalami lecet pada bemper belakang sebelah kanan. Sementara Suzuki Mega Carry mengalami kerusakan berat pada bagian depan.
IPDA Dika mengatakan, bahwa pihaknya telah mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan, mencatat keterangan saksi, serta mengumpulkan barang bukti.
"Penanganan dan penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut masih dilakukan," tandasnya. (zi/jp).
