BREAKING NEWS

Rabu, 02 September 2026

Dinkes Barito Timur Siapkan Ruang Oksigen di 11 Puskesmas Antisipasi Dampak Kabut Asap

TAMIANG LAYANG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Timur menyiapkan layanan ruang oksigen bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap. Layanan tersebut tersedia di 11 Puskesmas dan Kantor Dinkes Barito Timur.

Kepala Dinkes Barito Timur, dr. Jimmi W.S. Hutagalung, mengimbau masyarakat yang mengalami keluhan atau gangguan pernapasan untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

"Jangan menunda penanganan medis agar kondisi tidak semakin memburuk,” tegas Jimmi kepada wartawan inj melalui pesan WhatsApp, Rabu (2/9/2026).

Adapun layanan ruang oksigen tersebut tersedia di Kantor Dinkes Barito Timur dan 11 Puskesmas, yakni Puskesmas Bambulung, Ampah, Unsum, Tampa, Dayu, Telang Siong, Tamiang Layang, Edison Jaar, Pasar Panas, Bentot, dan Hayaping.

Jimmi mengatakan, paparan kabut asap dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan. Dampaknya antara lain batuk, pilek, sesak napas, kekambuhan asma, bronkitis, hingga pneumonia.

Selain gangguan pernapasan, paparan asap juga dapat menyebabkan mata perih, berair, merah, dan gatal. Pada kulit, paparan asap berpotensi memicu kekeringan, gatal-gatal, serta iritasi.

Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, Jimmi mengimbau masyarakat melakukan sejumlah langkah pencegahan. Di antaranya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mengurangi kegiatan di luar ruangan, serta menghindari olahraga di area terbuka ketika kondisi kabut asap memburuk.

Masyarakat juga diminta menutup rapat pintu dan jendela untuk mencegah asap masuk ke dalam rumah, memperbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi, serta menjaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun.

Selain itu, masyarakat dianjurkan memantau kualitas udara melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) secara berkala sebagai bahan pertimbangan dalam beraktivitas di luar rumah.

Warga yang mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, demam tinggi, atau iritasi mata berat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Di sisi lain, Jimmi mengajak seluruh pihak bersama-sama mencegah dan menghentikan praktik pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, pencegahan karhutla penting untuk menjaga kualitas udara sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes