BREAKING NEWS

Selasa, 01 September 2026

Kabut Asap Karhutla, Dinkes Seruyan Gratiskan Oksigen dan Obat bagi Warga Sesak Napas

KUALA PEMBUANG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seruyan menyiapkan layanan oksigenasi dan obat-obatan gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinkes Seruyan, dr. Riza Syahputra, mengatakan sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) telah menyediakan layanan oksigenasi atau “rumah oksigen” untuk membantu warga yang mengalami sesak napas akibat paparan kabut asap.

“Untuk masyarakat yang terkena sesak napas akibat kabut asap, bisa datang ke UGD atau tempat khusus di Puskesmas. Itu tidak dikenakan biaya, alias gratis,” kata Riza saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (1/9/2026).

Ia menjelaskan, warga yang datang akan mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis sesuai kondisi, termasuk pemberian oksigen serta obat-obatan yang diperlukan.

"Di sana kita akan memberikan penanganan secara gratis dengan memberikan oksigen dan obat-obatan yang diperlukan,” ujarnya.

Riza mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh dampak kabut asap terhadap kesehatan. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak dan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.

"Bagi masyarakat yang terkena sesak napas, silakan datang ke sarana kesehatan di pelayanan kami, di rumah oksigen atau oksigenasi yang sudah kami sediakan di beberapa daerah,” katanya.

Menurut Riza, kondisi geografis Kabupaten Seruyan yang luas menjadi salah satu tantangan dalam memberikan pelayanan kesehatan secara cepat, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan rujukan.

Untuk mempersingkat waktu penanganan, masyarakat di wilayah hulu diarahkan mendapatkan pelayanan di Rumah Sakit (RS) Hanau, sedangkan warga di wilayah hilir dapat mengakses layanan di Rumah Sakit Kuala Pembuang.

"Dari segi pelayanan, kami memiliki kendala, terutama letak geografis kita. Untuk menuju ke tempat tersebut agak jauh dan memakan waktu agak lama,” jelasnya.

Dinkes Seruyan, lanjut Riza, terus melakukan pemenuhan fasilitas pelayanan, alat kesehatan, serta tenaga medis secara bertahap guna menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla.

Ia kembali mengingatkan warga untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap.

"Jangan menunggu kondisi semakin parah. Segera berobat jika mengalami sesak napas dan tetap tingkatkan kewaspadaan selama kualitas udara memburuk,” pungkasnya. (gan/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes