BREAKING NEWS

Minggu, 27 September 2026

Malam Hari, Kapolres Bartim Turun Langsung Sisir Kawasan Rawan Karhutla dan Edukasi Masyarakat

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur (Bartim) mengintensifkan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada malam hari. Kapolres Bartim, AKBP Iqbal Sengaji bersama Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), dan Regu Patroli Preventif Karhutla turun langsung menyisir sejumlah kawasan rawan Karhutla, Sabtu (26/9/2026) malam. 

Patroli yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut menyasar kawasan hutan dan lahan perkebunan milik perusahaan maupun masyarakat, serta sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas warga pada malam hari.

Dengan menggunakan kendaraan roda dua patroli dari Satlantas dan Satsamapta, rombongan bergerak dari Mako Polres Bartim menuju Rutan Tamiang Layang, Simpang Serapat, kawasan Kota Tamiang Layang, Matabu, Mangkarap, hingga Dorong. Patroli kemudian dilanjutkan kembali menuju Tamiang Layang dan berakhir di Mako Polres Bartim.

Petugas turut memantau kawasan terminal dan area angkringan di halaman depan SDN 3 Tamiang Layang. Selain memantau kondisi lingkungan, personel berdialog dengan masyarakat untuk menyampaikan edukasi dan imbauan terkait pencegahan Karhutla.

Kapolres Bartim, AKBP Iqbal Sengaji, mengatakan patroli malam merupakan bagian dari langkah preventif sekaligus deteksi dini untuk mengantisipasi potensi kebakaran.

"Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan wilayah yang memiliki potensi Karhutla tetap dalam pemantauan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” ujar AKBP Iqbal Sengaji.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan observasi terhadap kondisi kawasan hutan dan lahan yang berpotensi terbakar. Masyarakat juga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

Personel kemudian menyosialisasikan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah mengenai larangan dan sanksi terkait pembakaran hutan dan lahan. Sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan hukum sekaligus mendorong partisipasi warga dalam mencegah Karhutla.

Petugas juga menyampaikan Call Center Polri 110 sebagai sarana pelaporan. Masyarakat diminta segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila melihat kebakaran atau indikasi titik api agar dapat segera dilakukan pengecekan dan penanganan.

Berdasarkan hasil pemantauan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Barito Timur dan jajaran terpantau kondusif. Petugas juga tidak menemukan titik api (hot spot) di kawasan hutan dan lahan yang menjadi sasaran patroli.

Kapolres menegaskan pencegahan Karhutla memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, patroli preventif dan edukasi kepada warga akan terus dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus menekan potensi terjadinya kebakaran.

"Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membakar lahan dan segera memberikan informasi kepada petugas apabila menemukan potensi kebakaran,” pungkasnya. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes