MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopperindag) resmi meluncurkan Smart Service Center (SSC) PLUT UMKM Baiman sekaligus membuka kurasi produk UMKM untuk dipasarkan melalui gerai Indomaret.
Peluncuran tersebut berlangsung di Aula Selidah, Marabahan, Senin (21/9/2026), dengan mengusung tema “Membangun Daya Saing UMKM Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Bersama Indomaret".
Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi meresmikan langsung SSC PLUT UMKM Baiman didampingi Wakil Bupati H Herman Susilo dan Sekretaris Daerah Batola, Selamat Riyanto. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, mitra kerja, Bank Kalsel Cabang Marabahan, Baznas, pihak Indomaret, serta para pelaku UMKM.
Dalam sambutannya Bupati H Bahrul Ilmi, mengatakan Pemkab Batola terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya koperasi dan UMKM, agar mampu berkembang, beradaptasi dengan digitalisasi, dan meningkatkan daya saing.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Diskopperindag dan seluruh pihak yang terlibat dalam peluncuran SSC PLUT UMKM Baiman serta program kurasi produk UMKM tersebut.
"Kehadiran SSC PLUT UMKM Baiman merupakan jawaban atas tuntutan era digitalisasi saat ini sebagai pusat sistem ekosistem digital, wadah kolaborasi, konsultasi, serta pusat pelatihan yang menghubungkan teknologi modern dengan semangat gotong royong,” ujar H Bahrul.
Menurutnya, keberadaan SSC PLUT UMKM Baiman diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha, terutama untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan mendorong lahirnya wirausaha yang mandiri.
Sementara itu, Deputy Branch Manager Indomaret, Mulus Agung Perbawa menyatakan, pihaknya berkomitmen membuka ruang pemasaran bagi produk UMKM lokal di Kabupaten Barito Kuala.
Indomaret, kata dia, telah menyiapkan rak khusus untuk menampung produk UMKM Barito Kuala di sejumlah gerai. Produk yang dapat ditampung berkisar 25 hingga 30 jenis, menyesuaikan dimensi dan ketentuan penempatan produk di gerai.
"Kami ingin rak UMKM di Kabupaten Barito Kuala ini bisa penuh dengan produk-produk lokal, serta memberikan masukan agar UMKM di sini bisa naik kelas,” kata Mulus.
Selain membantu memperluas pemasaran produk lokal, ia mengatakan kehadiran Indomaret di Batola juga memberikan kontribusi terhadap daerah melalui pajak dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Program kurasi menjadi salah satu tahapan penting bagi pelaku UMKM sebelum produk dipasarkan melalui jaringan gerai Indomaret. Melalui proses tersebut, produk lokal diseleksi dan diberikan masukan agar memenuhi standar pemasaran ritel modern.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Naskah Kerja Sama (NKS) mengenai pemanfaatan Data Tunggal Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui SSC PLUT UMKM. Penandatanganan dilakukan oleh sembilan kepala dinas bersama Sekretaris Daerah Batola.
Selain itu, Diskopperindag Batola dan pihak Indomaret menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai fasilitasi pemasaran produk UMKM Kabupaten Barito Kuala melalui gerai Indomaret.
Penandatanganan disaksikan Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari pihak Indomaret kepada Bupati Barito Kuala serta penyerahan doorprize kepada peserta kurasi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung terhadap produk-produk UMKM yang mengikuti proses kurasi.
Melalui peluncuran SSC PLUT UMKM Baiman dan kerja sama pemasaran dengan Indomaret, Pemkab Batola mendorong penguatan ekosistem UMKM mulai dari pendataan, konsultasi, peningkatan kapasitas hingga perluasan akses pasar bagi produk lokal. (dsk/ali/jp).
