BREAKING NEWS

Jumat, 18 September 2026

Tanam Serempak Nasional di Barambai, Pemkab Batola Perkuat Swasembada Pangan

MARABAHAN- Gerakan Tanam Serempak Nasional yang digelar Kementerian Pertanian pada Jum'at, 18 September 2025 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Barito Kuala (Batola), kegiatan dipusatkan di lahan optimalisasi lahan (Oplah) di Desa Kolam Kiri Dalam, Kecamatan Barambai, dengan penanaman padi seluas sekitar 10 hektare.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanaman sekaligus meningkatkan produktivitas lahan pertanian guna mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Andi Amal Hayat Makmur, mengatakan gerakan tanam serempak merupakan bentuk komitmen Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dalam memperkuat produksi pangan nasional.

"Melalui pemanfaatan lahan OPLAH 2024, OPLAH 2025, dan lahan CSR 2025, kita dorong akselerasi tanam untuk memastikan ketahanan dan kedaulatan pangan terus terjaga,” ujarnya.

Penanaman padi di Desa Kolam Kiri Dalam dilakukan dengan dukungan teknologi pertanian modern. Selain alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor untuk penyiapan lahan, kegiatan tersebut juga memanfaatkan drone untuk penebaran benih.

Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, menegaskan pemerintah daerah akan terus mendorong kemajuan sektor pertanian, meski menghadapi tantangan iklim dan kondisi cuaca di lapangan.

"Hari ini di Kecamatan Barambai kita melakukan penanaman sekitar 10 hektare bersama tim. Semangat kami di Kabupaten Barito Kuala tak pantang mundur dan selalu menginginkan Barito Kuala menjadi daerah dengan pertanian terbaik,” katanya.

Perwakilan Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kalimantan Selatan, Freddy, mengatakan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mengatasi kendala geografis dan kondisi lahan, termasuk kekeringan serta intrusi air asin.

"Di sini adalah bukti kolaborasi di tengah kemarau yang panjang. Kondisi di lapangan menghadapi tantangan kekeringan dan air asin, sehingga inilah yang harus kita carikan solusinya bersama,” ujarnya.

Menurut Freddy, pemerintah juga telah menyiapkan pompa air di lokasi untuk mendukung pengelolaan dan optimalisasi sumber air bagi lahan pertanian.

Dukungan terhadap gerakan tanam serempak juga disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, berharap program tersebut berdampak terhadap peningkatan produksi sekaligus kesejahteraan petani.

"Harapannya mudah-mudahan dengan proyek besar ini bisa membantu kesejahteraan petani, utamanya di Banua kita. Sehingga ketersediaan lahan memadai, bertambahnya lahan dengan cetak sawah baru, dan produktivitas pertanian Banua Kalimantan Selatan semakin meningkat,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel, Perum Bulog, BBRMP Kalsel, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Barito Kuala, BWS Kalimantan III Banjarmasin, Kantor Pertanahan Barito Kuala, unsur Forkopimcam Barambai, penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat.

Gerakan Tanam Serempak Nasional di Barambai diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (dsk/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes