BREAKING NEWS

Kamis, 22 Oktober 2026

9 Rumah di Desa Belandean Dapat Bantuan Rehabilitasi Rp20 Juta per Unit

MARABAHAN- Sebanyak sembilan unit rumah di Desa Belandean, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), mendapat bantuan rehabilitasi rumah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) pada 2026.

Program tersebut disosialisasikan di halaman rumah Kepala Desa Belandean, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi rumah bagi korban bencana tahun 2026.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmiyanti Janoezir Pamuntjak, ST, MA, melalui PPTK sekaligus Kepala Bagian Perumahan, Mariyati, ST, mengatakan sebanyak 133 unit rumah mendapat bantuan rehabilitasi yang tersebar di lima kabupaten di Kalimantan Selatan.

Kelima kabupaten tersebut meliputi Barito Kuala, Banjar, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah.

"Setiap rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta untuk bahan rehabilitasi rumah dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perbaikan rumah,” ujar Mariyati.

Khusus di Kabupaten Barito Kuala, bantuan tersebut dialokasikan untuk sejumlah desa. Selain Desa Belandean di Kecamatan Alalak sebanyak sembilan unit rumah, bantuan juga diberikan kepada Desa Sepakat Bersama di Kecamatan Anjir Muara sebanyak tiga unit dan Desa Tabing Rimbah sebanyak tiga unit.

Sementara itu, Desa Terantang dan Desa Pantai Hambawang di Kecamatan Mandastana masing-masing mendapat alokasi dua unit rumah.

Kepala Desa Belandean, Elly Rahmah, menyampaikan rasa syukur atas bantuan rehabilitasi yang diterima warganya. Menurutnya, bantuan untuk sembilan unit rumah tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.
"Kami sangat bersyukur karena Desa Belandean mendapatkan bantuan untuk sembilan unit rumah tidak layak huni. Mudah-mudahan tahun depan jumlah bantuan bisa lebih banyak lagi, karena masih banyak rumah warga di desa kami yang kondisinya tidak layak huni dan membutuhkan bantuan pemerintah,” ungkap Elly.

Ia berharap program bantuan perumahan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Disperkim dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga pada tahun mendatang.

Menurut Elly, rehabilitasi rumah tidak hanya membantu memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendukung masyarakat agar dapat tinggal di hunian yang lebih layak.

Melalui program tersebut, pemerintah diharapkan dapat terus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, terutama bagi warga yang terdampak bencana dan membutuhkan bantuan perbaikan rumah. (ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes