TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin, resmi membuka kegiatan Operasi Katarak Kabupaten Barito Timur Tahun 2026 di Puskesmas Ampah, Jum'at (9/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan pentingnya keselamatan pasien, kualitas pelayanan medis, serta pendampingan peserta hingga pascaoperasi.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala puskesmas, perwakilan perusahaan, serta tamu undangan lainnya.
Bupati M. Yamin meminta seluruh pihak yang terlibat memastikan pelaksanaan operasi berjalan sesuai standar pelayanan medis dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien.
"Saya berharap pelaksanaan operasi katarak pada hari ini berjalan lancar, dengan mengutamakan keselamatan, mutu pelayanan, dan kenyamanan peserta,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan tenaga kesehatan agar memberikan pelayanan yang ramah serta menjelaskan setiap tahapan penanganan dan tindak lanjut kepada peserta menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Menurutnya, pelayanan tidak berhenti setelah operasi selesai, tetapi harus dilanjutkan dengan pendampingan dan pemantauan sesuai kebutuhan medis.
Untuk mendukung hal tersebut, Bupati meminta Dinas Kesehatan dan jajaran puskesmas memperkuat koordinasi dengan penyelenggara, mulai dari pendataan peserta, pendampingan selama pelayanan, hingga pemantauan pascaoperasi.
M. Yamin mengatakan, penanganan katarak merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Gangguan penglihatan dapat memengaruhi kemampuan seseorang menjalankan aktivitas sehari-hari, bekerja, berinteraksi dengan keluarga, dan mempertahankan kemandirian.
Karena itu, ia berharap program operasi katarak dapat membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis, terutama warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan mata.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada PT Saptaindra Sejati, PT Adaro Indonesia, PT Bukit Makmur Mandiri Utama, Yayasan Amanah Bangun Negeri, serta seluruh mitra yang mendukung pelaksanaan program.
Apresiasi juga disampaikan kepada Dinas Kesehatan, Puskesmas Ampah, jajaran puskesmas se-Kabupaten Barito Timur, tim dokter, tenaga kesehatan, dan panitia yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Berdasarkan informasi dari penyelenggara, program operasi katarak tersebut telah berlangsung sejak 2003. Hingga 2025, jumlah operasi yang dilakukan melalui mobil operasi katarak PT Adaro Indonesia tercatat mencapai sekitar 7.000 mata.
Program tersebut juga merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Kabupaten Barito Timur dengan perusahaan dan mitra kerja dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat tahun 2026.
Kepada para peserta, M. Yamin berpesan agar tetap tenang dan mengikuti arahan dokter serta tenaga kesehatan selama menjalani rangkaian pelayanan. Ia juga mengapresiasi keluarga yang mendampingi peserta.
"Melalui kegiatan ini, mari kita kuatkan kebersamaan antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Semoga manfaat program ini dapat dirasakan oleh warga Barito Timur dan menjadi penyemangat bagi kita untuk terus memperluas kepedulian kepada sesama,” ujarnya. (zi/jp).







