MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menyampaikan belasungkawa atas wafatnya H Nadalsyah, Bupati Barito Utara periode 2013–2018 dan 2018–2023, dengan mendatangi rumah duka di Jalan Indah II, Muara Teweh, Selasa (6/10/2026) malam.
H Nadalsyah atau yang akrab disapa Koyem meninggal dunia pada Senin (5/10/2026) dalam usia 61 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat Kabupaten Barito Utara.
Bupati H Shalahuddin datang bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, para asisten Setda, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah, camat, tokoh masyarakat, serta sejumlah keluarga almarhum.
Di hadapan keluarga, H Shalahuddin menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang pengabdian Nadalsyah selama memimpin Barito Utara selama dua periode.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak H Nadalsyah. Beliau adalah pemimpin yang baik. Selama 10 tahun memimpin sebagai Bupati Barito Utara, jasa-jasa beliau sangat besar bagi pembangunan daerah ini,” ujar H Shalahuddin.
H Shalahuddin juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, segala khilaf dan kesalahannya diampuni, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.
Ia turut mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kepergian almarhum.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah H Nadalsyah akan disemayamkan di Islamic Center Muara Teweh pada Rabu pagi (7/10/2026). Penyemayaman tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran pemerintah daerah, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat Barito Utara untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum pemakaman.
Selama menjabat dua periode, H Nadalsyah dikenal sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat. Pengabdiannya dalam pembangunan Kabupaten Barito Utara menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan daerah yang dikenang masyarakat.
Kepergian H Nadalsyah menjadi kehilangan bagi keluarga dan masyarakat Barito Utara yang selama ini mengenal sosoknya sebagai pemimpin daerah. (emca/jp).







