KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor menerima kunjungan Tim Penilai Lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Amawang Kiri Muka, Kecamatan Kandangan, Rabu (14/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penilaian penerapan STBM sekaligus mendorong keberlanjutan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Bupati HSS didampingi Ketua TP PKK HSS, Hj Mustaidah Syafrudin Noor. Tim penilai dipimpin Dr. Anhar Ikhwan, S.KM., M.S., bersama rombongan untuk meninjau pelaksanaan program STBM di desa tersebut.
Bupati H Syafrudin Noor mengatakan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah, termasuk melalui penyediaan akses air bersih dan penerapan sanitasi yang layak.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah adalah memindahkan lokasi pengambilan air baku (intake) PDAM dari Muara Banta ke Bendung Amandit. Langkah ini ditujukan untuk memperoleh sumber air yang lebih jernih sekaligus mengurangi kebutuhan penggunaan kaporit dalam proses pengolahan air.
Selain peningkatan akses air bersih, Bupati juga menyampaikan bahwa angka stunting di Kabupaten HSS turun dari 25,4 persen menjadi 19,8 persen. Menurutnya, capaian tersebut perlu terus ditingkatkan melalui sinergi antarperangkat daerah dan keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan kesehatan.
Bupati mengapresiasi Pemerintah Desa Amawang Kiri Muka dan masyarakat atas upaya penerapan STBM. Ia berharap perilaku hidup bersih dan sehat tidak hanya dijalankan selama proses penilaian, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari yang terus dipertahankan.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai, Dr. Anhar Ikhwan, mengapresiasi penerapan STBM di Desa Amawang Kiri Muka. Ia berharap praktik sanitasi sehat yang telah berjalan dapat dipertahankan dan dikembangkan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Melalui penilaian STBM Award 2026, pemerintah daerah berharap kolaborasi pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan sanitasi layak, lingkungan sehat, serta perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. (ari/jp).







