KUALA KAPUAS- Bupati Kapuas, HM. Wiyatno meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan dan merusak 19 rumah warga di RT 04 dan RT 05, Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Rabu (14/10/2026). Sebanyak 24 kepala keluarga (KK) atau 72 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan penanganan dan bantuan bagi korban kebakaran.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari 19 rumah terdampak, sebanyak 14 rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan lima rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Kebakaran tersebut menyebabkan warga mengalami kerugian material dan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar serta memulihkan tempat tinggal mereka.
Bupati Kapuas, HM. Wiyatno, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan bantuan logistik melalui sejumlah perangkat daerah, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, dan Dinas Pendidikan.
"Bapak-Ibu sekalian yang saya hormati, mudah-mudahan bantuan dari pemerintah ini, meskipun ala kadarnya, bisa bermanfaat. Bantuan ini berasal dari BPBD, Dinas Sosial, termasuk Dinas Pendidikan. Ada bantuan logistik, sembako, terpal, selimut, dan sebagainya,” ujar HM. Wiyatno saat meninjau lokasi kebakaran.
Selain bantuan logistik, pemerintah daerah juga akan menyalurkan peralatan memasak melalui BPBD. Penyaluran bantuan akan dikoordinasikan dengan pihak kelurahan agar dapat diterima warga yang membutuhkan.
HM. Wiyatno juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah sedang memproses bantuan keuangan sebesar Rp30 juta untuk setiap rumah yang mengalami kerusakan berat atau terbakar habis. Bantuan tersebut direncanakan diberikan kepada 14 rumah dengan total anggaran Rp420 juta.
"Harapan kita, bersama Pak Sekda dan dinas terkait, bantuan keuangan sebesar Rp30 juta untuk satu rumah yang terbakar habis ini bisa segera diserahkan. Mudah-mudahan dalam satu sampai dua minggu ini sudah bisa kita salurkan sehingga masyarakat yang terkena musibah dapat secepatnya membangun kembali rumahnya,” katanya.
Menurut HM. Wiyatno, proses administrasi penyaluran bantuan akan dipercepat agar warga dapat segera memperoleh dukungan untuk membangun kembali rumah mereka. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk membeli bahan bangunan, seperti kayu dan material lainnya, sesuai kebutuhan pembangunan kembali.
Ia juga meminta camat dan pihak kelurahan mengoordinasikan semangat gotong royong masyarakat untuk membantu warga terdampak membangun kembali rumah mereka. Menurutnya, dukungan pemerintah perlu diiringi kebersamaan masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.
"Saya berharap Pak Camat bisa berkoordinasi dengan pihak kelurahan agar warga dapat bergotong royong. Bantuan Rp30 juta kita siapkan dari pemerintah, sedangkan untuk membangunnya kita harapkan ada kebersamaan dan gotong royong dari masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap bantuan logistik dan bantuan keuangan yang sedang diproses dapat membantu meringankan beban warga terdampak serta mempercepat pemulihan pascakebakaran di Kelurahan Palingkau Baru. (fah/hru/jp).







