MARABAHAN- Kepala Desa Belandean, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Elly Rahmah, memaparkan perkembangan pembangunan desa, termasuk program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) yang menyasar sekitar 13 unit rumah pada 2026. Hal itu disampaikan Elly Rahmah dalam kegiatan Majelis Bulanan Al Mubarak di Desa Belandean, Selasa (27/10/2026) malam.
Majelis bulanan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan. Tausiyah pada kesempatan itu disampaikan Habib Muhammad Hafidz bin Husein Bahasyim.
Dalam ceramahnya, Habib Muhammad Hafidz membahas keutamaan membaca empat surah sebagaimana dijelaskan dalam kitab Izzatul Muttaqin. Materi tersebut diharapkan dapat menambah pemahaman jamaah serta mendorong mereka untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Elly Rahmah mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya majelis tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat silaturahmi, menjaga kebersamaan, dan menumbuhkan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
Selain membahas kegiatan keagamaan, Elly juga menyampaikan informasi mengenai program bantuan rumah tidak layak huni dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kalimantan Selatan. Pada 2026, sekitar 13 unit rumah disebut dapat difasilitasi melalui program tersebut untuk warga Desa Belandean.
Bantuan itu diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga. Namun, jumlah penerima dan status realisasi bantuan tersebut masih perlu dipastikan berdasarkan data resmi program.
Dalam kesempatan yang sama, Elly berharap hujan segera turun di wilayah Belandean agar kondisi cuaca membaik dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat segera berakhir.
Ia berharap situasi lingkungan kembali aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
Melalui kegiatan keagamaan dan pelaksanaan program pembangunan, Pemerintah Desa Belandean berharap kebersamaan masyarakat tetap terjaga, kehidupan religius semakin berkembang, serta kesejahteraan warga terus meningkat. (lim/jp).









