TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar kerja bakti di kawasan Sungai Sirau, dekat Pasar Tamiang Layang, Jum'at (23/10/2026), sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P. Lelu. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), unsur TNI-Polri, dan instansi pelayanan publik turut terlibat dalam aksi tersebut.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bertindak sebagai koordinator kegiatan. Peserta berasal dari Polres Barito Timur, Kodim melalui Koramil Tamiang Layang, Yonif TP 924/Uria Mapas, Kecamatan Dusun Timur, Kelurahan Tamiang Layang, UPT Pasar Tamiang Layang, serta PDAM.
Setiap OPD diminta mengikutsertakan 10 orang staf. Para peserta membawa peralatan kerja, antara lain parang, cangkul, dan sarung tangan, untuk mendukung pembersihan kawasan tersebut.
Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan hidup bersih dan meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan. Melalui keterlibatan lintas instansi, upaya menjaga kebersihan diharapkan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah dan petugas kebersihan.
Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P. Lelu, menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI mengusung empat prinsip, yakni aman, sehat, resik, dan indah. Program ini diarahkan untuk mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, tertata, dan aman.
Menurut dia, gerakan tersebut juga mendukung upaya penanganan sampah nasional, termasuk penghentian praktik pembuangan sampah secara terbuka (open dumping) dan pencapaian target Indonesia bebas sampah pada 2029.
Melalui kerja bakti di Sungai Sirau, Pemkab Barito Timur berharap semangat gotong royong semakin tumbuh dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dapat dijaga secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat. (zi/jp).







