MUARA TEWEH- Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Barito Utara, H Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyatakan 11 program unggulan yang menjadi prioritas pemerintah daerah terus berjalan dan dalam tahap pelaksanaan.
Hal tersebut disampaikan dalam Ekspose Capaian Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, Sekda Muhlis, para asisten Setda, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah, camat se-Kabupaten Barito Utara, serta sejumlah undangan terkait.
Dalam pemaparannya, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, mengatakan seluruh 11 program unggulan yang menjadi janji politik pemerintah daerah telah masuk tahap pelaksanaan dan terus didorong agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
"11 program unggulan ini sudah on progress semua. Artinya sedang kita laksanakan dan realisasinya terus berjalan,” ujar H Shalahuddin.
Sebelas program tersebut mencakup pendidikan gratis 16 tahun melalui program SI PINTAR (Senyum Impian Pelajar yang Inovatif, Tangguh, Akuntabel dan Responsif), beasiswa pendidikan jenjang D3 hingga S3, layanan BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat, peningkatan keterampilan dan ketenagakerjaan, bantuan paket alat berat pertanian, bantuan sosial, bantuan duka dan persalinan, serta program bagi penyandang disabilitas.
Di sektor pendidikan, Pemkab Barito Utara menyebut telah menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah secara gratis kepada 28.067 pelajar.
Jumlah tersebut terdiri atas 13.303 siswa SD/MI, 9.400 siswa SMP/MTs, dan 4.844 anak PAUD. Bantuan yang diberikan meliputi tas, sepatu, seragam, serta perlengkapan belajar lainnya.
Bupati juga menegaskan kebijakan tersebut dibarengi dengan upaya memastikan tidak ada lagi pungutan di sekolah.
Untuk program beasiswa mahasiswa, Pemkab Barito Utara mengalokasikan Rp7,5 miliar dalam APBD Perubahan 2026. Dari anggaran tersebut, Rp6 miliar disebut telah disalurkan. Pemerintah daerah berencana meningkatkan alokasi beasiswa pada APBD Tahun Anggaran 2027.
Selain 11 program unggulan, Pemkab Barito Utara juga menjalankan 12 kegiatan prioritas infrastruktur strategis.
Di antaranya pembangunan tiga jembatan besar, yakni Jembatan Lemo Seberang, Jembatan Lahei, dan Jembatan Sikan-Montalat. Infrastruktur tersebut diproyeksikan memperkuat konektivitas antardaerah, termasuk akses Muara Teweh menuju Palangka Raya dengan waktu tempuh sekitar empat jam.
Khusus Jembatan Sikan, progres pembangunan disebut telah mencapai 46 persen. Jembatan tersebut dirancang dengan Kelas C dan kemampuan menahan beban Kelas A hingga 50 ton, sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat dan truk.
Program prioritas infrastruktur lainnya meliputi penataan simpang empat jalan negara, pelebaran jalan dalam kota, penataan kawasan waterfront city, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sembilan kecamatan, serta penataan dan peningkatan pelayanan RSUD Muara Teweh.
Bupati H Shalahuddin menegaskan, seluruh program pembangunan diarahkan pada prinsip transparansi, akuntabilitas, pemerataan, serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
"Pembangunan kita arahkan untuk pemerataan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (emca/jp).







