KUALA PEMBUANG- Pemerintah Kabupaten Seruyan memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli udara untuk memantau wilayah rawan kebakaran sekaligus mendeteksi potensi titik api sejak dini.
Patroli udara tersebut dipimpin langsung Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seruyan, Agus Supriadi dan Kepala SPTN Wilayah II Kuala Pembuang, Balai Taman Nasional Tanjung Puting, Sugoro Sutoyo, Selasa (3/11/2026).
Pemantauan dari udara dinilai menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi potensi kebakaran lebih awal, mempercepat respons penanganan, serta memastikan kondisi wilayah rawan karhutla terpantau secara menyeluruh.
Dalam kegiatan tersebut, patroli menggunakan helikopter jenis AS350B3E dengan nomor registrasi PK-DAP milik Satuan Tugas (Satgas) Udara Kementerian Kehutanan yang dioperasikan Derazona Air Service. Penerbangan didukung pilot in command (PIC) Capt. Agung Putra W. dan Helicopter Landing Officer (HLO) Yudha Medistya P.
Patroli udara gabungan ini difokuskan pada sejumlah upaya, yakni memantau langsung kondisi wilayah yang masuk kategori rawan karhutla, mengidentifikasi potensi titik panas (hotspot), mengevaluasi kondisi lahan gambut yang rentan mengalami kekeringan, serta memastikan efektivitas langkah pencegahan dan pengendalian yang telah dilakukan petugas di lapangan.
Selain sebagai langkah deteksi dini, kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kesiapsiagaan personel dan upaya penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan.
Melalui patroli tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, Kementerian Kehutanan, Balai Taman Nasional Tanjung Puting, serta seluruh unsur Satgas Karhutla diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan dan penanganan sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan dapat ditekan. (gan/jp).













