TAMIANG LAYANG- Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur terus mendorong peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik melalui Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti 80 guru dari 80 sekolah tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Tamiang Layang, Kamis (5/11/2026).
Pelatihan tersebut dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, H Bunyamin, yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar (PPSD), Erik Bimantara.
Plt. Kadis Pendidikan Barito Timur, H Bunyamin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kabid PPSD, Erik Bimantara, menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan perangkat dan aplikasi digital untuk menunjang proses pembelajaran.
Menurutnya, transformasi teknologi di sektor pendidikan menjadi peluang bagi para pendidik untuk menghadirkan metode pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan menarik bagi peserta didik.
Terlebih, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah memberikan dukungan kepada satuan pendidikan melalui bantuan Papan Interaktif Digital (PID) sebagai bagian dari upaya mempercepat pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.
"Para pendidik atau guru sangat ditekankan untuk mempelajari dan menggunakan berbagai aplikasi yang berkaitan dengan pendidikan sebagai alat pendukung proses belajar mengajar," ujar Erik Bimantara.
Ia menjelaskan, pemanfaatan aplikasi pendidikan dapat membantu guru mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif. Selain membuat suasana kelas lebih menarik secara visual, penggunaan teknologi juga diharapkan mampu meningkatkan keaktifan dan antusiasme siswa dalam memahami materi pelajaran.
Sejumlah aplikasi yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran di antaranya Google Keep, Merdeka Belajar, Canva, dan Google Classroom. Berbagai aplikasi tersebut menyediakan fitur yang dapat mendukung penyampaian materi, presentasi interaktif, serta pengelolaan kegiatan belajar mengajar secara lebih efektif dan efisien.
Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan mampu mempersiapkan diri dalam menguasai berbagai aplikasi pendidikan. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi tidak hanya mempermudah pekerjaan guru, tetapi juga meningkatkan kualitas interaksi antara pendidik dan peserta didik.
Sebelumnya, Kabid PPSD Disdik Barito Timur, Erik Bimantara melalui Kasi Kurikulum dan Peserta Didik SD Disdik Barito Timur, Justinus Purba dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini memiliki empat sasaran utama, yakni meningkatkan keterampilan digital guru agar mampu menciptakan pembelajaran yang efektif dan menarik, memperkuat kompetensi serta literasi digital pendidik, memberikan pemahaman tentang penggunaan media digital secara bijak, positif, dan bertanggung jawab, serta meningkatkan efisiensi kerja guru melalui pemanfaatan kemajuan teknologi.
Melalui kegiatan tersebut, Purba berharap para guru sekolah dasar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu mengintegrasikan berbagai aplikasi digital ke dalam proses pembelajaran.
"Penguasaan teknologi oleh tenaga pendidik diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan pembelajaran yang lebih berkualitas, relevan dengan perkembangan zaman, serta berorientasi pada kebutuhan peserta didik," tandasnya. (zi/jp).












