Kegiatan penyemprotan massal dengan sasaran rumah warga, pasar, pasilitas umum, gereja, serta kantor desa dan sekolah itu menggunakan cairan disinfektan.
Kepala Desa Wuran, Eli Sumadi, mengatakan, penyemprotan massal menggunakan cairan disinfektan ini diharapkan bisa mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.
"Langkah ini kita lakukan sebagai antisipasi terhadap penularan wabah virus corona," ucap Kades Wuran, Eli Sumadi melalui Via Whatsapp, Selasa sore.
Diungkapkan Kades Wuran, dalam upayanya memutus rantai penyebaran virus corona ini, pihaknya melakukan penyemprotan di desanya secara intensif.
"Penyemprotan yang dilakukan ini sebagai upaya kami dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di desa Wuran," ungkap Eli Sumadi.
Selain melakukan penyemprotan disinfektan, Kades Wuran meminta kepada warga untuk melapor, apabila ada warga yang baru datang dari luar daerah.“Kita juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang keluar masuk di wilayah Desa Wuran agar mengikuti saran maupun arahan Pemerintah Desa. Yaitu menggunakan masker apabila keluar rumah/bekerja, cuci tangan pakai sabun pada tempat yang telah disediakan sebagai wujud kepedulian untuk kesehatan bersama, dan tidak mudik dan tetap tinggal di rumah saja," jelasnya.
Disinggung tentang anggaran penanganan covid-19 di desanya, Eli Sumadi, mengatakan pihaknya telah mengalokasikan dana lebih kurang Rp35 juta.
"Anggaran tersebut kita gunakan untuk membeli alat semprot, pembuatan Posko dan lain sebagainya," pungkasnya.(zi/jp).























