"Puluhan sembako yang dikemas didalam kotak itu diserahkan langsung oleh unsur pimpinan DPRD Bartim kepada kepala desa setempat, untuk dibagikan kepada korban yang terdampak banjir di desa tersebut," ucapnya.
Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio mengatakan, bantuan sembako itu merupakan bentuk kepedulian kita terhadap korban yang terdampak banjir.
"Bantuan ini murni dari swadaya kita unsur pimpinan DPRD Bartim. Saya, Pak Ariantho S Muller dan Pak Depe patungan membeli sembako untuk dibagikan kepada korban yang terdampak banjir," ungkapnya.
Nursulistio juga menambahkan, saat meninjau banjir di Desa Kalamus, bahwa banjir yang menerjang desa itu memang terjadi setiap tahun, namun banjirnya tidak berangsur lama, hanya air lewat saja."Banjir tersebut saya nilai dikarenakan air sungai yang meluap. Oleh karena itu, kita akan usulkan kepada pemerintah daerah untuk membuat penangkis banjir sepanjang 200 meter, sehingga air dari sungai itu tidak meluap lagi kejalan dan kerumah warga," jelasnya.
Atas bencana itu, Nursulistio menyampaikan keprihatinan mendalam dari seluruh Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur atas musibah yang terjadi di Desa Kalamus.
“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga yang terkena dampak musibah banjir tersebut,”pungkasnya(zi/jp).




















