BARABAI - Dalam upaya mempererat tali silaturahmi
antar sesama insan pers. Pemimpin Redaksi Koran Jurnalis Post, Mahliandi A.S.,
ST, berkesempatan berkunjung ke Kantor Pers.
Dalam upaya mempererat tali silaturahmi
antar sesama insan pers. Pemimpin Redaksi Koran Jurnalis Post, Mahliandi A.S.,
SToom Persatuan Wartawan Indonesia
(PWI) Perwakilan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, (HST), belum lama tadi.
Mahliandi bersama wakil Pimpinan Redaksi
Fauzi Rahman dan perwakilan HST Jurnalis Post Hendra Ansari, telah diterima langsuung
oleh Ketua PWI HST Syarifuddin, didampingi Bendaharanya Aang Maturidi, dan Bidang
Organisasi Tahmdillah, dalam kesempatan itu banyak hal yang didiskusikan
terkait tentang kemitraan media di Daerah HST tersebut.
Pimpinan Redaksi Jurnalis Post, juga
mengatakan tentang ketentuan dan aturan media yang ingin bermitra dengan
Pemerintah Daerah, yaitu harus mengikuti mekanisme dan aturan dari pemerintah
setempat, yaitu Perusahaan penerbitan harus berbentuk badan hukum Persero
Terbatas (PT), dan sesuai dengan aturan dari Dewan Pers, agar perusahaan media
dalam menjalankan ranah dan fungsinya benar-benar legal bukan illegal.
Ali panggilan akrab Mahliandi
menambahkan, tujuannya bersilaturahmi ke teman-teman PWI perwakilan HST, adalah
menjalin tali silaturahmi ke sesama organisasi PWI, sehingga kebersamaan dan
kekompakan antar sesama Media bisa terjalin, sehingga keberadaan Koran Jurnalis
Post di daerah HST dapat diterima dan diketahui oleh organisasi PWI setempat maupun
Pejabat pemerintah daerahnya.
“Sehingga
teman-teman di daerah dalam menjalankan aktifitas kejurnalistikannya dalam
memenuhi penyebaran informasi ke permukaan public, benar-benar legal dan
memenuhi undang-undang pers nomor 40
tahun 1990, tentang Pers dan peraturan yang ditetapkan oleh dewan pers,” ungkapnya.
Selain itu ketua PWI Perwakilan HST Syarifuddin
yang akrab disapa Bang Ari, mengatakan pihaknya tidak melarang siapa pun media
yang masuk ke Kabupaten HST ini, selama dia memenuhi ketentuan dari dewan pers,
dan mentaati prosuder undang-undang Pers.
“Kami senang banyaknya kawan-kawan media
di daerah, karena media adalah sebagai pungsi control ke pemerintah daerah
maupun kepemangku kebijakan, dalam mengambil suatu kebijakan dan menjalankan
roda pemerintahan yang termuat dalam visi dan misi mereka, sehingga nantinya
media lah sebagai pungsi kontrolnya,”ucap Ari.
Ari yang saat ini memegang perwakilan
Media Kalimantan Post, juga menjelaskan sebagai organisasi PWI, pihaknya tidak
ada hak untuk menginterpensi siapa pun dalam menjalin kemitraan kepada media,
karena mereka yang punya anggaran dan mereka juga yang memutuskan dengan media
mana saja untuk bermitra, sesuai dengan ketentuan dan kriterianya, pungkasnya.
(zi/hen/jp)

















