BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Kamis, 18 November 2021

PAM PP Lakukan Aksi Damai di Depan Kantor MPW

PALANGKA RAYA- Ratusan anggota Pasukan Pengamanan (Pam) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Kalteng menggelar aksi damai, Selasa 17 November 2021 di depan Kantor Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Kalteng.

Sekretaris Pam PP Kalteng, Bakti Yusuf Irwandi mengatakan, pihaknya minta kepastian dari Plt Ketua MPW   terkait kontrak kerja 140 orang anggota Pam yang bekerja pada salah satu perusahaan perkebuman kelapa sawit di Kabupaten Gunung Mas

"Karena atas pergantian dari pengurus yang baru, makanya kami meminta kejelasan ke Plt Ketua MPW PP Kalteng terhadap nasib mereka yang PAM di salah satu perusahaan terabut," kata Bakti.

Ia menambahkan, ini bukan masalah pengurusan tetapi bagaimana dengan nasib anak istri mereka jika dibubarkan dan otomatis mereka tidak bisa bekerjasama disana lagi, apalagi 140 orang tersebut sudah bekerja selama tiga tahun.

“Kita berharap Plt Ketua MPW PP Kalteng M Syauqie bijak mengambil langkah, karena kasihan mereka-mereka jika putus kontrak dengan pihak perusahaan tersebut. Bagimana dengan anak istri mereka, ini urusan perut,” jelasnya

Disisi lain juga, kami menuntut pertanggungjawaban Plt MPW PP Kalteng, M Syauqie atas kebijakan yang diberlakukannya. Karena sesuai SK yang baru, L.R Happy Katoppo selaku Ketua PAM PP Kalteng sudah digantikan oleh Hatir Sata Tarigan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

"Sehingga, anggota PP yang tergabung di PAM PP seperti anak ayam kehilangan induknya. Pasalnya kontrak kerja mereka dengan pihak perusahaan atas nama Pemuda Pancasila bukan nama pribadi, makanya kita kesini," terangnya.

Disaat asyik melaksanakan aksi damai, secara tiba-tiba Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pimpinan Nasional (PMN) Pemuda Pancasila (PP) Pusat, Arif Rahman datang dan menemui untuk mendengarkan keluh kesah anggotanya itu.

Setelah mendengarkan penyampaian, Arif Rahman berkesimpulan bahwa Plt MPW PP Kalteng, M Syauqie dalam penyusunan struktur organisasi yang baru tidak ada koordinasi.

“Saya minta Plt MPW PP Kalteng, M Syauqie untuk meminta maaf kepada Bapak Cornelis N Anton dan Happy Katoppo, karena tidak berkoordinasi terlebih dahulu dalam penepatan struktur. Makanya saya bilang baca halaman terakhir, yaitu koordinasi,” tukasnya. (rel/emca/jp)

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes