BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Rabu, 16 Maret 2022

DPW Forsiladi Kalsel Tawarkan Tanaman Kopi Untuk Sekolah-sekolah


BANJARMASIN- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Silaturahmi Doktor Indonesia (Forsiladi) Kalimantan Selatan, melakukan audiensi dengan DPRD Kalsel belum lama tadi.

Ketua DPW Forsiladi Kalsel, Dr H Jarkawi MMpd mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih pada dewan yang telah berkenan mau menerima untuk melakukan audiensi.

"Dalam audiensi itu, kami membicarakan terkait kebencanaan, dan ternyata sangat banyak problem kemasyarakatan yang disampaikan dan Dewan sangat bagus responnya," ujarnya.

Hal itu, kata Jarkawi, sesuai dengan visi misi Forsiladi, yaitu melakukan kerjasama sinergis untuk kemajuan daerah.

"Dalam pertemuan itu, tidak hanya problem-problem bencana yang dibicarakan. Tetapi juga mengenai SDM, lingkungan, sampai ke pendidikan. Dan kami menawarkan Gerakan Penghijauan Sekolah, yang tidak hanya menanam bunga, tapi ada 2-3 pohon tanaman keras yang menyerap air banyak. Kalau mau produktif, tanam kebun kopi,” ungkap Jarkawi.

Dijelaskannya, hal tersebut untuk mengantisipasi Ibukota Negara Baru (IKN) yang memerlukan banyak makanan dan minuman, salah satunya kopi.

"Kalau di Banjarmasin ada 100 sekolah, dan 2 pohon kopi setiap sekolah, artinya 2 ribu pohon yang nantinya bisa dipanen," terangnya.

Lanjut Jarkawi, pihaknya juga bisa jemput untuk tempat menjualnya. Misalnya dihargai 1 kg berapa kami tampung, dan kami salurkan ke distributor.

"Ada sudah pengusaha siap menampung pembelian kopi,” terang Jarkawi.

Lebih lanjut Jarkawi menjelaskan, gerakan itu selain menciptakan lingkungan yang bagus, juga produktif dengan adanya penghasilan, serta perlu kerjasama dewan dengan dinas. 

"Kami Forsiladi memberikan pohon, kemudian dirawat, dan hasilnya dibagi nantinya," terangnya lagi.

Lanjutnya, Forsiladi akan mencoba gerakan itu ke dinas, dan dilanjutkan ke masyarakat ke pedesaan. 

"Misal nanti ada 200 desa dan dikasih 2 pohon setiap desa, dengan masa panen sekitar 9 bulan panen," ujar Jarkawi.

Sementara untuk mengantisipasi cuaca yang sekarang ekstrim, tutur Jarkawi, Forsiladi sudah ada pakar kopi, dan sedang dikembangkan serta dibuatkan pedoman-pedomannya.

"Gerakan itu nantinya akan bekerjasama dengan dinas perkebunan, dinas lainnya, dan kelurahan. Sehingga masyarakat akan mempunyai lingkungan yang bagus dan menghasilkan produktifitas kopi," tutupnya. (may/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes