TANJUNG- Patuh dijadikan contoh Aksi kebersihan Kelompok Sadar Wisata pada Objek Wisata Budaya Rumah Adat Banjar agar tetap terjaga kelestarian dan keasriannya.
Lokasi yang berada di Perbatasan Kalimantan Selatan dan Tengah tepatnya Desa Pasar Panas RT. 02 Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong. Sinergisitas yang sangat kompak antara warga dengan para aparat yang terkait sangat terlihat, Minggu (17/4).
Lillis Marta Diana selaku Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Tabalong menuturkan, laju upaya pengembangan mandiri untuk 3 wilayah (Utara, Tengah dan Selatan).
"Maka dari itu, daya tarik wisata budaya perbatasan merupakan satu prioritas perhatian kami," tuturnya.
Lilis sapaan akrab menjelaskan, pemberdayaan sumber daya manusia pokdarwis di wilayah tersebut bekerja sama dengan aparat desa pasar panas menjadi ujung tombak.
"Tempat itu nantinya tidak sekedar jadi tempat pandangan mata, tetapi juga menjadi tempat istirahat para pengguna jalan yang melintas baik dari Kalsel ataupun sebaliknya," ungkapnya.
Ia menyebutkan Kegiatan dilaksanakan dalam upaya pembinaan penataan pengembangan peningkatan pembangunan kepariwisataan.
Adapun masyarakat terlibat yakni perwakilan dari Pokdarwis Objek wisata budaya Rumah Adat Banjar Pasar Panas Kelua, Pokdarwis Makam Syech Nafis Kelua, Pokdarwis Taman Burung Hutan Kota Murung Pudak, Aparat Desa Pasar Panas, 2 org praktisi pariwisata, Senandung Langit Band, staf bidang pariwisata Disporapar Kabupaten Tabalong.
"Semoga kedepannya tempat wisata tersebut bisa dimanfaatkan sebagai wahana serta pengembangan bakat seni dan olahraga serta kegiatan kemasyarakatan lainnya," harap Kabid Pariwisata Kabupaten Tabalong ini.
Pihaknya juga sangat berharap kepada pemerintah terkait agar dapat mengucurkan dana melalui bantuan dana desa sarana bermain edukatif, sarana seni budaya sebagai miniatur museum 'urang banjar', serta kebutuhan sarana olahraga (seperti olahraga volly ball yang sudah berjalan) agar dapat mewujudkan lajunya upaya peningkatan dan pengembangan pembangunan pariwisata di daerah Selatan tersebut.
"Jangan lupa berkunjung untuk membuktikan bahwa Tabalong juga bisa seperti tempat lain di luar sana," tutupnya. (mi/jp).





