BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Senin, 06 Juni 2022

Bumdes Desa Batu Tojah, Kecamatan Barito Tuhup Raya Sudah Berhasil

PURUK CAHU- Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Batu Tojah, Kecamatan Barito Tuhup Raya menjadi salah satu Bumdes yang sudah berhasil dan berkembang sejak dirikan pada tahun 2018 dengan jenis usaha menanam pohon Nilam yang menghasilkan Minyak parpom dengan modal pendirian awal sebesar 135 dari dana desa.

"Keberhasilan Bumdes Desa Batu Tojah ini, berkat kerja keras dan perjuangan hingga berkembang. Selain itu, juga mendapat dukungan dan bantuan dari pihak ketiga yaitu Perusahan PT. Adaro melalui CSR,"ungkap Kepala Desa Batu Tojah, Londan saat dibincangi awak media ini di kantor Bumdes, Minggu (5/6).

Menurutnya, bantuan dan dukungan dari  pihak tiga PT. Adaro sejak dirikan pada tahun 2018 hingga tahun ini dibantu berupa fisik yakni, pembersihan lahan seluas 7 Hektar kemudian pengadaan bibit dan tempat penyolingan minyak hingga sarana dan prasarana lainya.

"Keberhasilan Bumdes ini tidak terlepas dari kerja keras, optimisme pemerintah desa," terang Londan.

Londan menjelaskan, pendirian Bumdes ini sejak tahun 2018 dengan modal murni melaui dana desa sebesar 135 juta dengan jenis usaha menanam pohon Nilam.

"Tujuan utama ingin membangun desa karena melihat potensi dari desa dalam bidang pertanian hampir lebih dari 90% warga desa bekerja sebagai petani dan buruh tani serta lahan pertanian pun sangat luas," ujarnya.
Dengan semangat membangun untuk kemajuan desa, kata dia, pihaknya dirikan Bumdes dengan dana desa. 

"Karena melihat potensi desa di sektor pertanian bisa dikembangkan, salah satu keberadaan luas lahan di desa yang bisa menghasilkan dan kemajuan,” tuturnya.

Dikatakannya, Bumdes desa ini kalau kita optimis dapat mendorong ekonomi warga desa, seperti merawat tanaman Nilam, memotong, mengangkut hingga menyediakan kebutuhan yang ada.

"Kami berusaha agar Bumdes ini bisa membantu mensejahterakan masyarakat, dengan segala upaya agar semakin maju lagi untuk mengatasi masalah pertanian,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Bumdes, Jumarto, menerangkan bahwa sudah pernah mencoba penen Nilam dua kali. 

"Tahun kemarin mengahasilkan minyak 140 liter dengan harga jual di jawa perliter sebesar Rp400 ribu," terangnya Jumarto. (ramli/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes