BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Kamis, 22 September 2022

Pemprov Kalsel Dorong PMII Berperan Aktif Dalam Kemajuan Pembangunan Daerah

BANJARMASIN- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalsel agar dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah, dengan terus menyiapkan dan melahirkan kader-kader calon pemimpin yang mampu membawa Kalsel menjadi lebih maju dan berdaya saing kedepannya.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kalsel, Sulkan mengatakan, peran PMII sangat penting dalam mengawal pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) daerah, karena kualitas SDM sangat menentukan peningkatan daya saing daerah.

"Apalagi sekarang ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa berbagai perubahan di seluruh sendi kehidupan. Arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan tatanan sosial yang berlaku bagi masyarakat,” ucap Sulkan pada Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) ke-24 PMII Kalsel, Banjarmasin, Kamis (22/9).

Dijelaskan Sulkan, perubahan ini tidak hanya membawa dampak positif saja dan ketidaksiapan dalam menghadapi era disrupsi memunculkan gejala negatif yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama kecenderungan perilaku pergaulan bebas, maraknya pornografi dan perilaku anarkis dalam menyampaikan pendapat.

"Maka dari itu, tugas untuk menjaga generasi muda agar tidak terpengaruh oleh ekses-ekses negatif dari relasi budaya yang begitu cepat berubah adalah kewajiban semua pihak,” tambah Sulkan.

Sulkan pun menginginkan, PMII agar tetap konsisten dalam mengembang misi perjuangannya dan tetap berkomitmen untuk meningkatkan harkat dan martabat umat manusia, membebaskan bangsa Indonesia dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan, termasuk dengan ikut aktif mengawal berbagai kebijakan pemerintahan dan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah. 

"Mudahan melalui Konkoorcab ke-24 PMII Kalsel dapat meningkatkan konsolidasi organisasi, berdiskusi dalam merumuskan berbagai kebijakan organisasi dan mampu menjaga khittah organisasi yang konsisten dalam melakukan kaderisasi serta membangun intelektual dan moral para anggotanya,” kata Sulkan. (mckalsel/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes