BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Minggu, 11 Desember 2022

Disdik Batola Laksanakan Formasi 663 PPPK Tenaga Pengajar


MARABAHAN- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala. Sumarji SP.d. M.AP ketika ditemui awak media diruang kerjanya mengatakan tahun 2022 ini, kita Batola dapat formasi untuk guru yaitu perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk kuota yang tersedia mengacu pada sisa 2021 lalu, yakni sebanyak 663 guru dari kuota keseluruhan sebesar 1.222 orang. 

Sumarji, juga menyampaikan untuk 663 kuota yang tersedia, akan ada tahap pertama bagi peserta yang telah lulus passing grade pada seleksi lalu. 

"Jadi bagi mereka yang lulus passing grade tahun lalu namun tidak ada tempat, akan ditempatkan ke sekolah yang memerlukan di tahun ini," ucap Sumarji, Senin (05/12) belum lama tadi. 

Ia juga menjelaskan ada sekitar 33 orang yang telah lulus passing grade namun tidak ada tempat, atau ditempati peserta lain. 

“Berkenaan dengan itu, jika tidak ada tempat atau sekolah di Batola yang kosong tahun ini, maka peserta tersebut diberi pilihan untuk mengambil penempatan di luar daerah,”katanya. 

Kadisdik pun menyampaikan, untuk perekrutan PPPK 2022 ini juga ada 51 kuota guru TK, yang mana tidak dilaksanakan pada tahun 2021 lalu. 

Dia juga menambahkan untuk Kabupaten Barito Kuala jumlah tenaga pengajar kurang lebih sekitar 2838, sedangkan untuk perekrutan PPPK yang kita laksankan belum lama tadi, kita hanya dapat kouta kurang lebih 663 tenaga pengajar yang mengikuti test belum lama tadi.

“Seandainya tenaga pengajar kita setiap tahunnya tidak ada yang purna tugas, maka kouta tenaga pengajar kita masih bisa terpenuhi, karena kalu kita lihat date base di dinas pendidikan Kabupaten Barito Kuala, setiap tahunnya kurang lebih 130 tenaga pengajar yang purna tugas,”ungkapnya.

Kita juga berharap, dengan adanya perekrutan PPPK ini, bisa lebih fokus dalam peningkatan SDM para pengajar dan menciptakan guru yang berkualitas dalam mengajar, sehingga bisa berdaya saing, unggul dan mampu memberikan kontribusi yang maksimal terhadap anak didik yang dimiliki masing-masing sekolah, harapnya.

Sumarji juga mengungkapkan terkait dengan pelaksanaan PPPK yang sudah dilaksanakan, progresnya secara professional dan bertanggung jawab, sehingga secara tidak langsung seorang tenaga pengajar memiliki bobot serta kualitas dan sumber daya manusia yang handal, pungkasnya.(her/lim/jp)

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes