BREAKING NEWS

Jumat, 26 Januari 2024

Diskanak Investigasi Kematian Ternak Unggas di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Kasus kematian unggas di sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Timur (Bartim), yang menjadi perhatian serius. Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) di wilayah itu mengambil langkah cepat menyikapi laporan warga terkait kematian mendadak ternak ayam buras dan itik dalam jumlah yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Diskanak Kabupaten Bartim, Abianhin mengatakan, melalui Bidang Peternakan, dilakukan investigasi upaya pengambilan sampel uji dan desinfeksi sebagai respons terhadap situasi tersebut.

"Kegiatan itu dimulai sejak Selasa, 23 Januari 2023, dengan melibatkan Dokter Hewan dan Tim Keswan," kata Abianhin, Jumat (26/1).

Pengambilan sampel uji dilaksanakan di beberapa lokasi, seperti Desa Tangkum, Batuah, Kecamatan Raren Batuah, dan Kelurahan Ampah Kota. Sampel uji, termasuk darah, swab mulut, dan bulu muda, dikirimkan untuk diuji di Laboratorium Balai Veteriner Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Dokter Hewan dan Tim Keswan tidak hanya fokus pada pengambilan sampel uji, tetapi juga melaksanakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada peternak. 

Upaya pencegahan penyakit unggas menular, seperti, Avian Influenza (AI) dan New Castle Disease (ND)/Tetelo, dilakukan melalui peningkatan sanitasi kandang, pemberian pakan yang cukup, vitamin, dan pembatasan akses orang ke peternakan.

Selain itu, Tim Keswan juga memberikan bantuan desinfektan secara langsung.

"Total 28 sampel uji dikirimkan ke Laboratorium Balai Veteriner Banjarbaru, dengan harapan mendapatkan diagnosa pasti penyebab kematian ternak," tutur Abianhin.

Menurutnya, informasi terkini dari laboratorium dijadwalkan dapat diperoleh paling lambat Senin, 29 Januari 2024.

Hingga saat ini, Bidang Peternakan juga terus melakukan desinfeksi peternakan unggas di berbagai lokasi, menggunakan desinfektan food grade untuk lapak penjualan unggas dan kandang dengan ternak, serta non food grade untuk kandang kosong yang terinfeksi wabah.

Pihak Dinas Perikanan dan Peternakan mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan bekerja sama dalam rangka pencegahan dan penanganan kasus kematian ternak unggas ini. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes