BREAKING NEWS

Sabtu, 11 Mei 2024

Uang Kotak Amal Mushala Adz-Dzikra Kuala Pembuang Digondol Maling

KUALA PEMBUANG- Aksi pencurian di Musala Adz-Dzikra Jalan di Panjaitan Kuala Pembuang Dua, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah kembali terjadi dan menjadi sasaran empuk para spesialis maling kotak amal dan barang berharga lainnya. Kejadian ini merupakan yang ketiga kalinya, Kamis (9/5/2024).

Aksi pencurian tersebut diperkirakan terjadi pada Kamis pagi, yang mana pada hari libur besar kenaikn Isa Almasih disaat orang sepi. 

Dari keterangan warga setempat, ada melihat tiga orang anak-anak sedang mondar mandir di areal mushala. Warga menduga dan mencurigai tiga anak tersebut yang telah melakukan aksi pencurian. 

Tiga anak yang diduga maling kotak amal tersebut menggunakan kaos dan tas ransel. Diduga maling tersebut masuk melalui pintu samping mushala yang tidak terkunci oleh pengurus. 

Seusai masuk kedalam mushala, diduga para maling itu langsung bergegas dan merusak kotak amal dengan menggunakan peralatan khusus seperti menggunakan palu. Pasalnya, kunci gembok kotal amal hancur.

Setelah berhasil membobol, diduga para pelaku langsung mengambil semua uang yang ada di dalam kotak amal itu. 

Pengurus Mushala Adz-Dzikra Kuala Pembuang, Akhmad Mujiyono, Sabtu (11/6) membenarkan atas kejadian pembobolan di mushala tersebut, dan hilangnya uang di kotak amal yang berada di mushala tersebut. 

"Iya benar, dan kejadian itu kami ketahui pada saat ini ingin melaksanakan salat dzuhur berjamaah," ujarnya. 

Mujiyono mengungkapkan, terkait raibnya uang didalam kotak amal tersebut, tidak mengetahui persis berapa jumlahnya. Namun, diduga uang tersebut berkisar Rp1 juta sampai Rp1,5 juta. 

"Uang dikotak amal yang hilang itu adalah uang rutinan yang disumbang oleh para jemaah dan uang itu sering dipergunakan untuk keperluan dan kegiatan di mushala," ujarnya. 

"Hingga kini kita belum laporkan terkait pencurian di mushala ini ke aparat kepolisian," tambah Akhmad Mujiyono. 

Mujiyono, selaku pengurus Mushala Adz-Dzikra berharap, kepada aparat penegak hukum atau APH untuk bisa melakukan patroli rutin disetiap mushala atau masjid maupun tempat ibadah lainnya karena kejadian ini sudah meresahkan masyarakat, dan sudah sering terjadi dimushala maupun masjid yang berada di Kuala Pembuang. Salah satunya di Mushala Adz-Dzikra yang sudah terjadi beberapa kali menjadi sasaran empuk para spesialis maling mushala maupun masjid. 

"Dengan adanya patroli rutin, diharapkan nanti keamanan dan ketertiban dimasyarakat selalu terjaga," tutup Mujiyono. (gan/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes