MARABAHAN- Grand Final sekaligus penutupan Bupati Cup Batola Esport 2026 resmi digelar pada Minggu, 11 Januari 2026, di Aula Mufakat Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.
Kegiatan ini ditutup secara langsung oleh Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Ny. Hj Noor Hayati Bahrul Ilmi.
Bupati Cup Batola Esport 2026 merupakan ajang kompetisi olahraga digital yang diinisiasi oleh Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Barito Kuala, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala. Turnamen ini telah dilaksanakan sejak 3 Januari 2026 dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan.
Sejumlah cabang lomba dipertandingkan dalam ajang ini, di antaranya PUBG Mobile, Free Fire, Tekken 8, EAFC 26, eFootball, serta Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dengan kategori umum dan kategori tingkat SOPD dan Forkopimda. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun penonton hingga malam grand final.
Dalam sambutannya Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kompetisi esport tersebut.
"Atas nama pemerintah daerah dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih serta memberikan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan kompetisi esport ini. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap akan lahir atlet-atlet esport asal Barito Kuala yang berpotensi untuk berkompetisi di ajang yang lebih tinggi,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, bahwa esport merupakan olahraga yang sangat diminati generasi muda dengan semangat kompetisi yang tinggi, sehingga perlu mendapatkan dukungan dan pembinaan secara berkelanjutan.
"Ini memang olahraga anak-anak muda yang semangatnya sangat tinggi. Kita perlu mendorong agar olahraga ini bisa berkembang, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional,” tambahnya.
Meski demikian, Bupati juga mengimbau agar generasi muda tidak hanya terpaku pada olahraga digital, namun tetap memperhatikan pengembangan keterampilan fisik.
"Kita bangga anak-anak sekarang cerdas dan mahir dalam digitalisasi olahraga. Tetapi jangan lupa, keterampilan fisik juga harus diperhatikan. Jangan hanya terpaku pada digital saja, sehingga ketika dunia olahraga digital berubah, kita sudah memiliki bekal keterampilan olahraga fisik,” pesannya.
Bupati berharap, olahraga esport dapat terus berkembang di Kabupaten Barito Kuala. Ia bahkan merencanakan agar kegiatan esport dapat digelar secara rutin setiap tiga bulan sekali di kawasan bawah Jembatan Barito, sebagai upaya menghidupkan kawasan wisata sekaligus menjadikan Jembatan Barito sebagai simbol kemajuan dan daya saing daerah.
"Kita ingin kawasan wisata di Jembatan Barito hidup. Jembatan Barito adalah simbol lahirnya Barito Kuala ke depan agar kita bisa bersaing dengan kabupaten-kabupaten lain. Kita semua harus semangat,” tegasnya.
Rangkaian acara penutupan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para sponsor, serta penyerahan trofi kepada para juara dari masing-masing cabang lomba pada ajang Bupati Cup Batola Esport 2026.
Penutupan kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Barito Kuala, perwakilan Pimpinan Cabang Bank Kalsel Unit Marabahan, Direktur BUP PT. PBKM, Direktur PD. PBKM, Direktur PT. Dibira Berkah Mandiri, Ketua ESI Provinsi Kalimantan Selatan, serta perwakilan Ketua Gekrafs DPC Kabupaten Barito Kuala.
Dengan berakhirnya Bupati Cup Batola Esport 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap ajang ini dapat menjadi wadah pembinaan atlet esport daerah serta mendorong kemajuan olahraga digital yang berdaya saing dan berkelanjutan. (rnld/ali/jp).

















