TAMIANG LAYANG- Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Timur, Hengky A. Garu, menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.
Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepercayaan masyarakat adat Dayak terhadap Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban nasional.
Pernyataan dukungan itu disampaikan pada Kamis, 29 Januari 2025, bertempat di kediaman Ketua DAD Bartim di wilayah Watas, Kabupaten Barito Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Hengky A. Garu, menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai alat negara dalam melindungi, mengayomi, dan melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Menurut Hengky, penempatan Polri langsung di bawah Presiden merupakan langkah tepat untuk menjaga netralitas, profesionalisme, serta independensi Polri dalam menjalankan tugasnya.
Ia menilai, kebijakan tersebut mampu memperkuat koordinasi nasional serta memastikan Polri tetap fokus pada penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan.
Ketua DAD Bartim juga menyampaikan, bahwa masyarakat adat Dayak di Barito Timur selama ini merasakan kehadiran Polri yang humanis dan responsif, terutama dalam menjaga keamanan wilayah, mendukung kegiatan adat, serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara persuasif dan bermartabat.
Di akhir pernyataannya, Hengky A. Garu berharap Polri terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung Polri sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan, keutuhan bangsa, dan keharmonisan di wilayah Barito Timur. (zi/jp).
