TANJUNG- Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, menggelar rapat perumusan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tahun 2026 bersama sejumlah perusahaan tambang, Senin (22/2/2026), di Aula Kantor Baperrida Tabalong.
Rapat tersebut melibatkan PT Adaro Indonesia beserta mitranya, yakni PT Pamapersada Nusantara (PPA), PT Alam Tri Abadi, dan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). Pertemuan ini bertujuan menyinkronkan rencana program CSR perusahaan agar selaras dengan visi pembangunan Tabalong Smart.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai rencana kegiatan CSR yang akan dilaksanakan perusahaan di Kabupaten Tabalong, mencakup sektor sosial, lingkungan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Bupati yang akrab disapa Haji Fani menegaskan, program CSR harus terintegrasi dengan visi misi pemerintah daerah serta tidak tumpang tindih dengan program yang telah dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD).
"Kami menyampaikan usulan-usulan terkait visi misi dan program kerja pemerintah daerah yang bisa didukung melalui dana CSR. Prinsipnya kami mendukung, khususnya untuk desa ring satu. Namun jangan sampai program yang sudah bagus tidak berjalan optimal atau terjadi overlapping sehingga outcome yang ingin dicapai tidak maksimal,” ujar Rifani.
Ia juga meminta seluruh rencana kegiatan CSR dikomunikasikan dan dicocokkan datanya dengan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait. Langkah tersebut dinilai penting agar program yang dijalankan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Tabalong.
Menurut Rifani, sinkronisasi sejak tahap perencanaan akan memastikan program CSR benar-benar mendukung prioritas pembangunan daerah serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Melalui forum ini, Pemkab Tabalong berharap pelaksanaan CSR 2026 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat berkelanjutan dan mendorong percepatan pembangunan di Bumi Sarabakawa. (dsk/fah/jp).



















