TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong mendorong pemerintah desa memperkuat pengelolaan data melalui workshop Satu Data Desa sebagai bagian dari percepatan implementasi program Smart Desa.
Kegiatan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tabalong ini berlangsung pada Kamis (12/3/2026), di Pendopo Bersinar Pembataan, dan diikuti 254 peserta yang terdiri dari kepala desa, operator Smart Desa, serta perwakilan kecamatan.
Workshop ini bertujuan menyamakan persepsi terkait kebijakan Satu Data Indonesia sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan dan standarisasi data.
Kepala DPMD Tabalong, Aditya Pula Nugraha, mengatakan penguatan Satu Data Desa menjadi elemen penting dalam mendukung transformasi digital desa melalui program Smart Desa.
"Melalui Smart Desa, pengelolaan data desa akan terintegrasi, mulai dari data dasar, data strategis, hingga profil desa. Ke depan juga dikembangkan layanan berbasis elektronik, termasuk tanda tangan digital dan administrasi surat-menyurat,” ujarnya.
Dalam workshop tersebut, peserta juga mendapatkan materi terkait program Desa Cantik dan Sensus Ekonomi 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tabalong, praktik penggunaan aplikasi Smart Desa oleh Diskominfo Tabalong, serta diskusi teknis mengenai kendala dan solusi pengelolaan data desa.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap terbangun pemahaman yang seragam tentang Satu Data Desa, meningkatnya kapasitas aparatur desa, serta percepatan digitalisasi data untuk mendukung kebijakan pembangunan berbasis data di Kabupaten Tabalong. (fah/jp).





