BREAKING NEWS

Jumat, 10 April 2026

Bupati Heriyus Dorong Murung Raya Kembangkan Varietas Unggul Padi Gogo Lokal

PURUK CAHU- Bupati Murung Raya, Heriyus, mendorong pengembangan varietas unggul padi gogo lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri panen bersama padi gogo di Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang.

Kegiatan panen bersama ini merupakan bagian dari uji varietas padi gogo tahun anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Kabupaten Murung Raya bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kepala Distanik Murung Raya, Sri Karyawati, menjelaskan uji varietas dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Murung bersama Kelompok Tani Bina Usaha, Kecamatan Tanah Siang bersama Kelompok Tani Danta Bandu di Desa Karali, serta Kecamatan Tanah Siang Selatan bersama Kelompok Tani Kojeri Sama.

"Uji varietas ini bertujuan memberikan pendampingan teknis budidaya padi gogo, menilai pertumbuhan berbagai varietas, serta mencari varietas yang adaptif terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim. Harapannya, akan lahir varietas unggul lokal yang dapat didaftarkan ke Kementerian Pertanian,” ujar Sri.

Bupati Heriyus mengapresiasi kerja sama dengan IPB, termasuk keterlibatan mahasiswa yang melakukan penelitian di Desa Karali. Ia menegaskan kegiatan tersebut sejalan dengan program strategis nasional dalam mewujudkan swasembada pangan.

Menurutnya, produktivitas padi gogo di Murung Raya masih dapat ditingkatkan. Selama ini panen umumnya hanya sekali dalam setahun, namun ke depan diharapkan dapat ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali panen.

"Kita dorong peningkatan frekuensi panen untuk efisiensi pemanfaatan lahan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, sehingga tidak perlu membuka lahan baru dengan cara yang merusak,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidur dan kebun secara optimal guna meningkatkan produksi pertanian. Selain itu, Bupati mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kelompok tani mengembangkan komoditas lain seperti kakao, peternakan, dan hortikultura.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya legalitas kelembagaan bagi kelompok tani. 

"Kelompok tani harus berbadan hukum, termasuk memiliki akta notaris, agar dapat mengakses program dan dukungan anggaran secara resmi,” ujarnya.

Bupati berharap, melalui program uji varietas ini, Murung Raya dapat memiliki varietas unggul padi gogo lokal yang terdaftar di Kementerian Pertanian paling lambat tahun 2027.

"Dengan varietas unggul sendiri, kita bisa menjaga stabilitas produksi dan pasokan beras di daerah,” tandasnya. (dsk/maya/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes