BANJARMASIN- Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan perempuan dan anak menyusul tingginya angka kekerasan di daerah tersebut. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Rabu (1/4/2026).
Ketua Komisi IV, Jihan Hanifha, menyebut bahwa angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Selatan telah mencapai ratusan kasus sepanjang tahun berjalan dan menunjukkan tren peningkatan signifikan.
"Data yang kami terima menunjukkan kasus kekerasan pada anak sudah mencapai ratusan sejak awal tahun hingga September. Secara keseluruhan, termasuk kekerasan terhadap perempuan, jumlahnya menembus lebih dari 800 kasus. Ini kondisi yang harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Ia menilai tingginya angka tersebut mengindikasikan situasi darurat yang memerlukan penanganan komprehensif dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga terkait, maupun masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Komisi IV juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memasukkan isu perlindungan perempuan dan anak sebagai prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
"Ini langkah strategis yang patut diapresiasi. Kami akan terus mengawal agar implementasinya berjalan optimal,” kata Jihan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia dalam penanganan kasus, termasuk peningkatan kapasitas konselor psikologis dan tenaga pendamping.
Komisi IV turut mendorong pendekatan berbasis kearifan lokal sebagai bagian dari strategi penanganan, seperti melibatkan konselor perempuan dan tokoh agama perempuan guna mempermudah komunikasi dengan korban.
Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi korban sehingga lebih terbuka dalam menyampaikan permasalahan yang dihadapi.
Komisi IV berharap upaya terintegrasi tersebut mampu menekan angka kekerasan serta meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp).
















