KINTAP- Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan monitoring pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap, Kamis (2/4/2026), guna memastikan penerapan standar keselamatan di sektor pertambangan berjalan sesuai ketentuan.
Ketua Komisi IV, Jihan Hanifa, menyebut bahwa PT Arutmin sebagai salah satu perusahaan nasional yang dinilai telah menerapkan standar K3 dengan baik, terutama dalam mencapai target zero accident atau nihil kecelakaan kerja.
"Dari paparan yang disampaikan bersama tim Disnakertrans Kalsel, banyak hal positif yang bisa menjadi acuan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi capaian Arutmin Kintap yang meraih penghargaan kecelakaan nihil selama tiga tahun berturut-turut sejak 2023 hingga 2025. Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan tambang lain di Kalimantan Selatan.
"Harapannya, praktik baik ini bisa diterapkan di perusahaan lain untuk menekan angka kecelakaan kerja, khususnya di sektor tambang,” tambah politisi Partai Gerindra tersebut.
Sementara itu, Manager Tambang Kintap, Deddy Heryanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan masukan dari DPRD.
Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh pekerja.
"Kami berkomitmen penuh menjaga keselamatan kerja karyawan,” katanya.
Selain aspek K3, pihaknya juga terus menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk masyarakat sekitar secara berkelanjutan.
"Kami akan terus meningkatkan program yang bermanfaat bagi masyarakat dan memastikan keberlanjutannya,” jelas Deddy.
Deddy menambahkan, sejak mulai beroperasi pada 2011, Tambang Kintap konsisten meningkatkan standar keselamatan kerja dan menargetkan kembali meraih penghargaan zero accident pada 2026 dari Kementerian ESDM.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV DPRD Kalsel juga menyoroti pelaksanaan CSR, reklamasi lahan pascatambang, serta dampak kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. (sar/ali/jp).
















