TANJUNG- Polres Tabalong menggelar tes psikologi bagi personel pemegang senjata api (senpi) dinas guna memastikan kelayakan mental dan profesionalisme anggota, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus STIA Tabalong, Kecamatan Murung Pudak, ini diikuti 33 personel yang diusulkan oleh masing-masing satuan kerja pengguna senpi dinas.
Tes psikologi tersebut merupakan bagian dari pelayanan pendampingan psikologi dan asistensi Bagpsikologi Biro SDM Polda Kalimantan Selatan. Selain pengujian, kegiatan juga mencakup sesi konseling psikologi bagi personel.
Kabag SDM Polres Tabalong, Kompol Slamet Hari Wahyudi, membuka kegiatan didampingi Ketua Tim Bagpsikologi Biro SDM Polda Kalsel, Iptu Galih Risdiantoro.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menegaskan bahwa tes psikologi merupakan syarat wajib bagi anggota Polri yang akan memegang senpi dinas.
"Hasil tes ini menjadi dasar penilaian kelayakan personel, baik untuk pengajuan izin baru maupun perpanjangan penggunaan senjata api,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan komitmen Polres Tabalong untuk memastikan setiap personel memiliki kesiapan mental dan emosional dalam menjalankan tugas.
"Penggunaan senjata api harus didukung kondisi psikologis yang stabil agar dapat dilakukan secara profesional, tepat, dan bertanggung jawab,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel pemegang senpi dinas mampu menjalankan tugas kepolisian secara optimal serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (fah/jp).



















