BREAKING NEWS

Senin, 20 April 2026

Wabup Batola Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana BOSP 2026

MARABAHAN- Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala menggelar sosialisasi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026, Senin (20/4/2026), di Gedung Serbaguna Universitas Islam Kalimantan (Uniska).

Kegiatan ini diikuti seluruh satuan pendidikan penerima dana BOSP, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga pendidikan kesetaraan. Tercatat sebanyak 731 satuan pendidikan menjadi penerima BOSP tahun 2026, terdiri dari 383 PAUD, 275 SD, 62 SMP, dan 11 satuan pendidikan masyarakat.

Sebanyak 1.462 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, yang merupakan kepala satuan pendidikan dan bendahara sekolah sebagai pihak yang berperan langsung dalam pengelolaan dana.

Sosialisasi diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan pemaparan materi terkait kebijakan, regulasi, serta teknis pengelolaan dana BOSP. Narasumber berasal dari Kejaksaan Negeri Barito Kuala dan Tim Pengelola BOSP Dinas Pendidikan setempat, yang memberikan penjelasan mengenai aspek pengawasan dan akuntabilitas.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo, menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap regulasi pengelolaan dana BOSP agar penggunaannya tepat sasaran.

"Kita ingin memastikan setiap rupiah dana BOSP benar-benar dimanfaatkan untuk peningkatan mutu pendidikan dan fasilitas belajar mengajar, dengan administrasi yang rapi dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan dana dilakukan secara efektif, efisien, serta bebas dari penyalahgunaan.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan dana BOSP di seluruh satuan pendidikan dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan sesuai petunjuk teknis yang berlaku. 

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meminimalkan kendala administratif dalam penyaluran maupun pemanfaatan dana. (dsk/ali/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes