TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kampung Baru RT. 09, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Minggu (17/5/2026). Hal ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara 1 Juli 2026.
Rumah milik Jamil yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak huni mulai dibongkar untuk dibangun kembali menjadi rumah yang lebih aman dan layak ditempati bersama keluarga.
Kegiatan sosial tersebut melibatkan Kapolsek Dusun Tengah, Wakapolsek Dusun Tengah, personel Polsek Dusun Tengah, Ketua RT. 09 Ampah Kota, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda Kampung Baru, Relawan RKBB (Remaja Kampung Baru dan Balungkang), serta warga sekitar yang bergotong royong membantu proses pembangunan.
Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan diawali dengan pemindahan barang-barang milik pemilik rumah ke kediaman keluarganya. Selanjutnya, dilakukan pembongkaran bangunan lama yang sudah tidak layak huni.
Personel kepolisian bersama warga dan relawan kemudian melakukan pembersihan material sisa bangunan, penataan lokasi pembangunan, pengangkutan kayu, hingga pemasangan tongkat dan glagar lantai rumah sebagai tahap awal pembangunan rumah baru.
Suasana kebersamaan dan gotong royong tampak mewarnai kegiatan tersebut. Warga bersama relawan bahu membahu membantu proses pembangunan sebagai bentuk solidaritas sosial terhadap sesama.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Dusun Tengah IPTU Suprayitno, S.H., M.M. mengatakan bahwa bedah rumah ini merupakan bagian dari bakti sosial Polres Bartim dalam rangka HUT Bhayangkara 2026 sekaligus bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak huni. Kami berharap semangat gotong royong dan kebersamaan ini dapat memberikan harapan baru bagi keluarga penerima bantuan,” ujar IPTU Suprayitno.
Pembangunan rumah dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Senin (18/5/2026) dengan agenda pemasangan glagar lantai, pengecoran enam tiang beton utama, serta pendirian tiang utama rumah. (zi/jp).













