TAMIANG LAYANG- Bupati Barito Timur, M. Yamin secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan berlaga di Kabupaten Murung Raya. Pelepasan dilaksanakan di ruang rapat bupati setempat, Selasa (23/6/2026).
Acara pelepasan dihadiri Sekretaris Daerah, jajaran Staf Ahli Bupati, para asisten Sekda, kepala organisasi perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta para peserta dan pendamping kafilah.
Dalam sambutannya Bupati M. Yamin, menyampaikan bahwa MTQ KORPRI bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, melainkan juga sarana pembinaan mental spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, integritas, kejujuran, dan akhlak mulia di lingkungan aparatur pemerintah.
"Sebagai aparatur pemerintah, kita tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga landasan moral dan spiritual yang kuat. Nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan yang adil, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengurangi komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mendukung kegiatan yang dinilai strategis bagi pembinaan karakter ASN.
"Efisiensi anggaran tidak mengurangi dukungan kami terhadap kegiatan yang membangun mental dan spiritual aparatur. Ini merupakan investasi dalam mencetak ASN yang beriman, berakhlak, dan berintegritas,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti lomba dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga meminta para peserta untuk menjadi duta daerah yang mampu membawa nama baik Kabupaten Barito Timur melalui prestasi dan sikap yang santun.
Kepada para pembina dan panitia, Bupati menyampaikan apresiasi atas kerja keras dalam mempersiapkan kafilah. Ia berharap seluruh usaha yang dilakukan menjadi amal ibadah dan memberikan hasil terbaik. (zi/jp).










