TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) menggelar kegiatan Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial di Perpustakaan Desa Bamban, Kecamatan Benua Lima, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pelatihan keterampilan praktis serta pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya Sistem Informasi Manajemen (SIM) perpustakaan desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala DPK Barito Timur, Ari Panan Putut Lelu, Plt. Sekretaris DPK beserta jajaran, para kepala desa, pengelola perpustakaan desa, pengurus PKK, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Ari Panan Putut Lelu, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda prioritas nasional sekaligus masuk dalam 20 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur.
"Program ini dirancang untuk memperkuat peran perpustakaan, tidak hanya sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) yang mampu meningkatkan kecakapan literasi dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama yang bersifat aplikatif. Pertama, pelatihan keterampilan kuliner bertajuk “JASUKE CREAMY” (Jagung Susu Keju Creamy) yang menjadi implementasi literasi berbasis inklusi sosial berbasis potensi ekonomi lokal. Materi ini disampaikan oleh Ana Ristayati, S.Sos., dan Lili Priani, S.Sos., MM.
Kedua, peserta juga dibekali materi teknologi informasi terkait Sistem Informasi Manajemen (SIM) perpustakaan desa. Materi ini disampaikan oleh Imanuel Fransisco, S.Kom., yang menekankan pentingnya digitalisasi administrasi dan pengelolaan data di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, DPK Barito Timur berharap perpustakaan desa dapat berkembang menjadi pusat literasi produktif yang mendorong peningkatan keterampilan dan ekonomi masyarakat. (zi/jp).
















