BANJARMASIN- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Alpiya Rakhman, mendorong generasi muda Banua untuk mengambil peran aktif sebagai penggerak perubahan dan solusi pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Rembuk Pemuda Kalimantan Selatan Goes to Campus di Kampus UNISKA MAB Banjarmasin, Jum'at (31/7/2026) sore.
Mengusung tema “Pemuda Berembuk, Pemuda Beraksi, Pemuda Berdampak untuk Kemajuan Kalimantan Selatan”, kegiatan tersebut menjadi ruang dialog bagi pemuda untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, serta menawarkan solusi terhadap berbagai isu pembangunan di Kalimantan Selatan.
HM. Alpiya menegaskan, bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan daerah. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi harus tampil sebagai aktor utama yang menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata.
"Pemuda hari ini tidak boleh hanya menjadi penonton. Pemuda harus menjadi agen perubahan dan agen solusi. Apa yang kita rembukkan hari ini harus diterjemahkan menjadi aksi nyata. DPRD Kalsel siap membuka ruang dan mendukung berbagai inisiatif positif dari pemuda,” ujarnya.
Ia mengapresiasi semangat pemuda Kalimantan Selatan yang menyampaikan aspirasi secara demokratis, kritis, dan konstruktif. Menurutnya, penyampaian aspirasi melalui aksi maupun forum dialog merupakan bagian penting dari proses demokrasi yang perlu terus dipelihara.
"Kami mengapresiasi kegiatan positif ini. Pemuda Kalimantan Selatan menunjukkan kepedulian terhadap masa depan Banua dengan aktif menyampaikan gagasan dan aspirasi. Yang terpenting, aspirasi tersebut mampu melahirkan solusi serta memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah,” katanya.
Lebih lanjut, HM. Alpiya menyebut, bahwa forum seperti Rembuk Pemuda Goes to Campus memiliki peran penting dalam memperkuat komunikasi antara generasi muda dan para pemangku kebijakan. Berbagai masukan yang muncul dalam diskusi diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Ketua KNPI Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar, Rikval Fachruri, serta Dr. (C.) M. Rosyid Ridho, S.H.I., M.H. Diskusi yang dipandu moderator Muhammad Rianda berlangsung interaktif, dengan peserta aktif menyampaikan pandangan terkait isu lapangan kerja, politik, serta keterlibatan pemuda dalam pemerintahan.
Koordinator Rembuk Pemuda Kalimantan Selatan, Muhammad Arifin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan serta UNISKA MAB Banjarmasin dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para narasumber, sesi foto bersama, dan ramah tamah. (sar/ali/jp).













