TAMIANG LAYANG- Kapolsek Pematang Karau, IPDA Ricardo Hutahaean, memimpin langsung patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Plantau dan area perkebunan PT HGE, Kecamatan Pematang Karau, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan wilayah tetap aman dan bebas dari titik api.
Dalam patroli tersebut, personel Polsek Pematang Karau menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya kebakaran. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan dari menara pantau yang berada di kawasan operasional PT HGE sebagai bagian dari langkah deteksi dini.
Hasil patroli dan pemantauan menunjukkan tidak ditemukan titik api maupun indikasi kebakaran di wilayah Desa Plantau maupun area perkebunan kelapa sawit PT HGE. Kondisi tersebut menandakan situasi di wilayah hukum Polsek Pematang Karau masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, petugas pemantau di menara pantau PT HGE telah diinstruksikan untuk segera berkoordinasi dengan Polsek Pematang Karau apabila menemukan indikasi munculnya titik api. Langkah itu dilakukan agar penanganan dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat sehingga potensi kebakaran tidak meluas.
Kapolsek Pematang Karau, IPDA Ricardo Hutahaean, mengatakan bahwa patroli rutin dan pengecekan menara pantau merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau.
"Patroli ini merupakan langkah deteksi dini untuk memastikan tidak ada titik api di wilayah rawan karhutla. Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan pihak perusahaan dan masyarakat agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani," ujar Kapolsek.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. (zi/jp).













