BREAKING NEWS

Rabu, 29 Juli 2026

Komisi II DPRD Kalsel Minta BUMD dan Bank Kalsel Susun Program 2027 yang Terukur dan Berdampak bagi Daerah

BANJARMASIN- Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan meminta seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Bank Kalsel menyusun program kerja Tahun Anggaran 2027 yang realistis, terukur, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pembangunan ekonomi daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi II DPRD Kalsel bersama PT Jamkrida Kalsel, PT Ambaper, PT Bangun Banua, dan Bank Kalsel di Banjarmasin, Rabu (29/7/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, H Suripno Sumas, didampingi anggota Komisi II. Hadir Direktur Utama PT Jamkrida Kalsel Muhammad Fauzan Noor, Direktur Utama PT Ambaper Zulfadli, Direktur Utama PT Bangun Banua Dwi Roso Santoso, serta perwakilan Bank Kalsel, Fachrudin.

Dalam rapat tersebut, masing-masing BUMD memaparkan rencana kerja Tahun Anggaran 2027 yang meliputi target bisnis, strategi pengembangan usaha, peningkatan kualitas layanan, hingga upaya memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi Kalimantan Selatan. Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi Komisi II untuk memastikan setiap program memiliki sasaran yang jelas, dapat diukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, H Suripno Sumas, menegaskan bahwa pembahasan rencana kerja merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD dalam memastikan BUMD dikelola secara profesional dan mampu meningkatkan kinerjanya.

"BUMD harus terus berinovasi, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, serta meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah. Program yang disusun harus realistis, efektif, dan berorientasi pada hasil," ujar H Suripno.

Komisi II juga menekankan pentingnya sinergi antara BUMD, Bank Kalsel, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat daya saing daerah, mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, para pimpinan BUMD menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan pada 2027. Selain meningkatkan pendapatan perusahaan, mereka juga berkomitmen memperluas peluang usaha, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mendukung program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Bank Kalsel memaparkan strategi penguatan sektor perbankan daerah melalui peningkatan layanan kepada masyarakat, percepatan transformasi digital, serta dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha dan program pembangunan daerah.

Rapat berlangsung secara interaktif dengan penyampaian berbagai masukan dan catatan dari Komisi II DPRD Kalsel terhadap rencana kerja masing-masing BUMD. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan penyempurnaan agar program yang dijalankan pada Tahun Anggaran 2027 lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kalimantan Selatan. (sar/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes