BREAKING NEWS

Kamis, 16 Juli 2026

SMPN 3 Alalak Terima 39 Murid Baru, Kuota Tiga Rombel Belum Terpenuhi

MARABAHAN- SMP Negeri 3 Alalak, Kabupaten Barito Kuala, menerima 39 peserta didik baru pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut belum memenuhi kuota yang disiapkan sekolah untuk tiga rombongan belajar (rombel), sehingga tahun ini baru terbentuk dua rombel.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Alalak, Asmiadi, mengatakan sekolah sebenarnya mampu menampung hingga tiga rombel dengan kapasitas maksimal 32 siswa per kelas sesuai ketentuan pemerintah mengenai standar ruang belajar.

"Tahun ini kami menerima 39 murid baru. Dengan jumlah tersebut, baru terbentuk dua rombongan belajar, sementara kapasitas sekolah masih memungkinkan untuk tiga rombel," ujar Asmiadi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, proses SPMB dilaksanakan melalui empat jalur, yakni domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Dari seluruh jalur tersebut, sebagian besar siswa diterima melalui jalur domisili, sedangkan jalur prestasi diperuntukkan bagi peserta didik yang memiliki capaian akademik terbaik di sekolah asal.

"Mayoritas siswa yang diterima berasal dari jalur domisili. Untuk jalur prestasi, seleksi dilakukan berdasarkan peringkat akademik dari sekolah asal," katanya.

Saat ini, seluruh peserta didik baru tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan tersebut juga diisi asesmen awal untuk memetakan kemampuan, minat, dan bakat peserta didik sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran.

Di bidang akademik, SMPN 3 Alalak masih menerapkan Kurikulum Merdeka. Namun, terdapat penyesuaian pada pembelajaran berbasis proyek. Jika sebelumnya menggunakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema yang telah ditentukan, kini sekolah diberikan keleluasaan menyusun tema proyek sesuai karakteristik peserta didik dan kebutuhan pembelajaran.

"Konsepnya tetap berbasis proyek, tetapi sekarang lebih fleksibel. Guru memiliki ruang lebih luas untuk menentukan tema sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan sesuai dengan kondisi peserta didik," jelas Asmiadi.

Seiring perkembangan teknologi, sekolah juga mulai mempersiapkan implementasi mata pelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI). Menurut Asmiadi, sejumlah guru telah mengikuti pelatihan sebagai bagian dari persiapan, meski pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah.

"Guru-guru sudah mulai mengikuti pelatihan. Namun implementasi pembelajaran Coding dan AI masih dalam tahap penyesuaian sambil menunggu kebijakan lebih lanjut," ujarnya.

Untuk mendukung pengembangan karakter dan potensi siswa, SMPN 3 Alalak terus mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), olahraga, serta berbagai kegiatan pengembangan minat dan bakat lainnya. Sekolah juga berencana menambah pilihan ekstrakurikuler sesuai kebutuhan peserta didik.

Di bidang sarana dan prasarana, kondisi fasilitas belajar dinilai masih memadai. Meski demikian, sekolah tetap mengusulkan rehabilitasi ringan, khususnya pada area lapangan yang sebelumnya telah ditinjau tim konsultan sebagai bagian dari rencana perbaikan.

"Kebutuhan yang masih bisa ditangani kami lakukan melalui Dana BOS. Untuk rehabilitasi yang lebih besar, kami masih menunggu realisasi program pemerintah," katanya.

Dalam mendukung digitalisasi pembelajaran, SMPN 3 Alalak telah menerima bantuan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan pintar interaktif dari Kementerian Pendidikan. Selain itu, sekolah juga dijadwalkan menerima satu unit perangkat serupa dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan setelah memenuhi persyaratan peningkatan daya listrik menjadi 6.000 watt.

"Dengan dukungan perangkat pembelajaran digital tersebut, kami berharap proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif, inovatif, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 3 Alalak," pungkasnya. (lim/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes