TAPIN- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari, mengajak kaum perempuan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam membangun keluarga dan kehidupan bermasyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Desy saat Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (SOSREV) di Desa Lumbu Raya, Kabupaten Tapin, Selasa (21/7/2026).
Menurut Desy, perempuan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini karena keluarga merupakan tempat pertama pembentukan karakter anak.
"Ibu-ibu adalah sekolah pertama bagi anak. Kalau nilai saling menghormati, gotong royong, dan kejujuran tumbuh di rumah, dampaknya akan terasa sampai ke lingkungan sekitar. Itulah Pancasila yang paling nyata, bukan hanya dihafal, tetapi dipraktikkan setiap hari," ujarnya.
Ia mengatakan, nilai-nilai Pancasila relevan dengan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, seperti pengasuhan anak, pencegahan stunting, penguatan ekonomi keluarga, hingga pemberdayaan perempuan.
Desa Lumbu Raya, lanjutnya, memiliki modal sosial yang kuat melalui budaya gotong royong, berkembangnya pelaku UMKM, serta tingginya keterlibatan perempuan dalam kehidupan keluarga maupun kegiatan kemasyarakatan. Kondisi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tingkat akar rumput.
Desy menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada tersedianya infrastruktur, tetapi juga ditentukan oleh kualitas karakter masyarakat.
Karena itu, ia berharap sosialisasi tersebut mampu memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga yang harmonis, menciptakan lingkungan yang rukun, sekaligus menyiapkan generasi muda yang berkarakter Pancasila dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (sar/ali/jp).













