BREAKING NEWS

Sabtu, 08 Agustus 2026

Bartim Expo 2026 Resmi Dibuka

TAMIANG LAYANG- Pemerintah Kabupaten Barito Timur resmi membuka Bartim Expo 2026 di Lapangan Stadion Patianon, Tamiang Layang, Sabtu (8/8/2026) malam. Pameran berlangsung selama delapan hari, 8–15 Agustus 2026.

Bartim Expo 2026 secara langsung dibuka oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin didampingi Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Barito Timur dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini diikuti organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, organisasi masyarakat, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam sambutannya Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengatakan bahwa Bartim Expo tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi daerah, memperkuat promosi investasi, mendorong pertumbuhan UMKM, mengembangkan ekonomi kreatif, dan memperkuat sinergi pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat.

"Bartim Expo bukan sekadar kegiatan pameran. Lebih dari itu, expo ini merupakan wadah untuk memperkenalkan potensi daerah, memperkuat promosi investasi, mendorong pertumbuhan UMKM, mengembangkan ekonomi kreatif, serta mempererat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar M. Yamin didampingi Wabup Adi Mula Nakalelu. 

Menurut dia, Barito Timur memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan, di antaranya perdagangan, pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata, seni dan budaya, serta produk unggulan UMKM.

Ia berharap Bartim Expo menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang usaha baru, memperluas jaringan pemasaran produk lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat infrastruktur ekonomi, dan mendukung pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah,” katanya.

Ia juga mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas dan standar mutu produk, memperkuat pemasaran digital, serta menjadikan produk lokal sebagai kebanggaan masyarakat Barito Timur.

Kepada masyarakat, M. Yamin mengajak untuk mencintai dan menggunakan produk lokal. Menurutnya, membeli produk daerah merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap perputaran ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

Bupati juga meminta seluruh peserta memanfaatkan Bartim Expo untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman, memperluas kemitraan, dan meningkatkan daya saing produk.

Ia berharap Bartim Expo dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah.

"Semoga Bartim Expo Tahun 2026 mampu menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas, semakin meriah, dan semakin memberikan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi Kabupaten Barito Timur,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Bartim Expo 2026, Misnohartaku, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas promosi produk, serta membuka peluang fasilitasi kemitraan.

"Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan membuka peluang fasilitasi kemitraan serta promosi produk,” kata Misnohartaku.

Menurutnya, Bartim Expo 2026 juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi dan misi Kabupaten Barito Timur 2025–2030, khususnya dalam mendorong pertumbuhan dan kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan melalui optimalisasi potensi sumber daya lokal.

Misnohartaku menyebut, bahwa peserta Bartim Expo 2026 berasal dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, organisasi masyarakat, serta pelaku UMKM.

Selama pelaksanaan hingga 15 Agustus 2026, Bartim Expo 2026 diproyeksikan mampu mencatat omzet sekitar Rp2 miliar. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes