TAMIANG LAYANG- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Barito Timur mengapresiasi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palangka Raya yang telah memasang perangkat Smart Laura di lokasi bakal Mal Pelayanan Publik (MPP) Barito Timur.
Kepala DPMPTSP Barito Timur, Andrungayan melalui Kepala Bidang Pelayanan Perizinan, Yudi, mengatakan kehadiran perangkat tersebut menjadi langkah positif dalam mendekatkan layanan Balai BPOM kepada masyarakat Barito Timur.
"Kami mengapresiasi Balai BPOM Palangka Raya yang telah menyediakan fasilitas ini di DPMPTSP. Masyarakat yang ingin berkonsultasi tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke Palangka Raya,” ujar Yudi, di Tamiang Layang, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, Smart Laura memungkinkan masyarakat terhubung langsung dengan petugas BBPOM Palangka Raya melalui layanan video call. Warga cukup datang ke DPMPTSP Barito Timur, kemudian menekan tombol pada perangkat yang tersedia untuk mendapatkan layanan konsultasi secara daring.
Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi awal terkait pengawasan obat dan makanan, antara lain konsultasi sertifikasi sarana serta pengurusan izin edar produk pangan olahan, obat, dan kosmetik.
"Cukup datang ke DPMPTSP, tekan tombol yang tersedia, kemudian masyarakat bisa langsung terhubung melalui video call dengan petugas BBPOM di Palangka Raya,” jelasnya.
Selain layanan konsultasi secara virtual, Balai BPOM Palangka Raya juga menyediakan berbagai materi informasi dalam bentuk brosur yang ditempatkan di lokasi DPMPTSP. Materi tersebut antara lain memuat panduan pengujian sampel, tata cara pendaftaran pangan olahan, serta prosedur perizinan lainnya.
Yudi menilai, keberadaan Smart Laura dan materi informasi tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh informasi awal secara lebih mudah, sekaligus menghemat waktu dan biaya perjalanan.
"Dengan memanfaatkan perangkat interaktif dan membaca brosur yang disediakan di DPMPTSP, masyarakat sudah bisa mendapatkan informasi awal yang dibutuhkan tanpa harus melakukan perjalanan ke Palangka Raya,” pungkasnya. (zi/jp).













