KANDANGAN- Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor, mendorong pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi berani mengambil peran, menyampaikan gagasan, dan menciptakan perubahan bagi daerah.
Pesan itu disampaikan H Syafrudin Noor saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XV Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten HSS di Pendopo Bupati HSS, Sabtu (15/8/2026).
Musda XV DPD KNPI HSS mengusung tema “Merajut Semangat Banua, Melahirkan Kepemimpinan Pemuda untuk Hulu Sungai Selatan berSemangat”. Forum tersebut menjadi momentum evaluasi kepengurusan sekaligus merumuskan arah gerak organisasi kepemudaan di Kabupaten HSS.
H Syafrudin Noor menegaskan, Musda tidak semestinya hanya dimaknai sebagai agenda pergantian kepengurusan. Menurutnya, forum tersebut harus menjadi ruang untuk menyatukan visi, memperkuat persatuan, dan melahirkan kepemimpinan pemuda yang mampu memberikan prestasi serta manfaat bagi masyarakat.
"Musda bukan hanya sekadar pergantian kepengurusan, tetapi bagaimana kita dapat menghasilkan satu visi, satu kesatuan, serta melahirkan kepengurusan yang mampu memberikan prestasi bagi kepemudaan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujar H Syafrudin Noor.
Ia juga mengapresiasi kepengurusan DPD KNPI HSS sebelumnya yang telah menjalankan berbagai program kepemudaan dan berkontribusi terhadap capaian HSS sebagai Kabupaten Layak Pemuda.
Capaian tersebut, lanjutnya, harus menjadi pijakan bagi kepengurusan berikutnya untuk meningkatkan kualitas dan kontribusi pemuda. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat silaturahmi antarelemen kepemudaan.
"Kepada kepengurusan selanjutnya, mari terus menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan kualitas pemuda. Pemuda harus berani mengambil peran karena pemuda adalah generasi penerus,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten HSS, kata H Syafrudin Noor, siap memperkuat kolaborasi dengan KNPI dan organisasi kepemudaan lainnya. Dukungan tersebut antara lain dilakukan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi serta melaksanakan kegiatan positif.
Salah satu dukungan yang disiapkan adalah rencana pembangunan Gedung KNPI pada 2027. Gedung tersebut diharapkan menjadi rumah bersama bagi organisasi kepemudaan sekaligus ruang yang representatif untuk berkegiatan, berkolaborasi, mengembangkan potensi, dan melahirkan gagasan.
"Pemerintah daerah siap bersinergi dengan KNPI dan organisasi kepemudaan lainnya. Dukungan juga terus diberikan melalui penyediaan sarana dan prasarana kepemudaan, termasuk rencana pembangunan Gedung KNPI pada tahun 2027, sehingga dapat menjadi ruang bersama bagi pemuda untuk berkegiatan, berkembang, dan berkarya,” jelasnya.
Menurut H Syafrudin Noor, ketersediaan ruang dan wadah bagi pemuda penting untuk mengarahkan kreativitas serta energi generasi muda ke kegiatan produktif. Pemuda HSS diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi turut menjadi pelaku yang berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
Karena itu, Musda XV diharapkan mampu melahirkan kepengurusan KNPI yang dapat merangkul seluruh elemen pemuda tanpa sekat organisasi. Persatuan dan kolaborasi tersebut diharapkan mendorong lahirnya inovasi, pengembangan potensi, serta berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan itu dihadiri Wakil Ketua I DPD KNPI Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad HS beserta jajaran, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten HSS beserta anggota, Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD Kabupaten HSS, Ketua DPD KNPI Kabupaten HSS, jajaran pimpinan dan utusan organisasi kemasyarakatan pemuda se-Kabupaten HSS, serta peserta Musda.
Musda XV DPD KNPI HSS menjadi momentum untuk memperkuat peran KNPI sebagai wadah berhimpun dan berkolaborasi bagi pemuda sekaligus mendorong lahirnya gagasan serta kepemimpinan yang berkontribusi bagi pembangunan Hulu Sungai Selatan. (ari/jp).




















