MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat melindungi masyarakat dari dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bersama Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1005, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Batola, Pemkab Batola membagikan masker secara serentak kepada masyarakat dan pelajar, Rabu (26/8/2026).
Pembagian masker dipusatkan di empat lokasi strategis di Kota Marabahan, yakni TK Bhayangkari, SDN Ulu Benteng 2, SMAN 1 Marabahan, serta kawasan simpang empat lampu merah.
Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Forkopimda dan tim gabungan dalam menekan dampak karhutla terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama-sama Forkopimda dan tim lainnya berupaya bagaimana cuaca di Kabupaten Barito Kuala ini semakin membaik. Yang kami hadapi sementara adalah titik api yang timbul di beberapa wilayah,” kata H Bahrul Ilmi.
Menurutnya, pencegahan dan penanganan titik api terus dilakukan agar kebakaran tidak meluas serta kondisi udara di Batola kembali membaik.
"Kami bersama-sama sepakat untuk melakukan pencegahan perkembangan api sehingga udara di Kabupaten Barito Kuala menjadi semakin lebih baik,” ujarnya.
Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda yang turun langsung ke lapangan. Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur pimpinan daerah penting untuk memastikan masyarakat mendapat perlindungan di tengah kondisi udara yang terdampak asap.
"Alhamdulillah hari ini berjalan lancar. Kita kompak bersama-sama dengan jajaran Forkopimda membagikan masker kepada masyarakat dan warga kita, khususnya di Kabupaten Barito Kuala,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Batola, AKBP Susilawati, mengatakan anak-anak menjadi salah satu sasaran utama pembagian masker karena termasuk kelompok yang rentan terhadap gangguan akibat paparan asap.
"Sasaran kami yang pertama adalah anak-anak usia dini di TK Bhayangkari, lalu dilanjutkan ke jenjang sekolah lainnya,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih terdampak asap.
"Mengingat Batola saat ini sudah siaga asap dan udara sudah tidak sehat, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan,” tegasnya.
Selain pembagian masker, sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kesehatan sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kabupaten Barito Kuala. (dsk/ali/jp).
























