TAMIANG LAYANG- Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Dusun Tengah, pemadam kebakaran (Damkar), relawan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat berhasil memadamkan kebakaran lahan perkebunan warga seluas sekitar 4 hektare di Desa Baruyan, RT. 03, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (29/8/2026).
Pemadaman berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 13.00 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pemantauan terhadap sisa asap untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Penanganan dilakukan setelah personel menerima informasi adanya kebakaran lahan. Lokasi kejadian berjarak sekitar 20 kilometer dari Polsek Dusun Tengah, dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit melalui jalur darat.
Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas. Sebanyak 4 personel Polri, 4 personel Damkar Paku, 15 relawan Komsar, 10 personel Pemerintah Desa Baruyan, 15 warga, serta Camat Raren Batuah bersama staf terlibat dalam penanganan tersebut.
Tim berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar lahan hingga akhirnya api berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi karena masih ditemukan sisa asap.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare. Lahan tersebut berupa kebun karet yang tidak terurus dan dipenuhi semak belukar. Hingga penanganan selesai, pemilik lahan belum diketahui.
Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, mengatakan kecepatan respons dan sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Begitu mendapatkan informasi adanya kebakaran lahan, personel bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dan berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dikendalikan. Setelah api padam, personel tetap melakukan pemantauan terhadap sisa asap untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala,” ujar Stefanus.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, lahan yang kering dan dipenuhi semak belukar dapat membuat api cepat menjalar dan sulit dikendalikan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya kebakaran hutan dan lahan, segera laporkan kepada pihak kepolisian maupun petugas terkait agar dapat ditangani dengan cepat sebelum api meluas,” tegasnya.
Berkat sinergi Polri, Damkar, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat, kebakaran lahan di Desa Baruyan berhasil dipadamkan. Kondisi di lokasi terpantau aman dan kondusif, sementara pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. (zi/jp).
























