KANDANGAN- Malam Grand Final Vocal Fest HSS 2026 Tingkat Pelajar berlangsung meriah di area depan Gedung MTQ Kandangan, Jum'at (14/8/2026) malam. Sebanyak 12 finalis dari tiga jenjang pendidikan tampil menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan ratusan penonton, orang tua, guru pendamping, dan tamu undangan.
Kegiatan yang digagas Komunitas Pemain Musik Hulu Sungai Selatan (KPM HSS) dan dilaksanakan Dewan Kesenian Daerah (DKD) HSS tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara puncak Vocal Fest HSS 2026 secara resmi dibuka Wakil Bupati HSS, H Suriani. Hadir pula Sekretaris Daerah HSS, H Muhammad Noor, Ketua GOW HSS, Hj Misnawati Suriani, Ketua Komisi II DPRD HSS, Ibnu Safari Rahman, Ketua Komisi III DPRD HSS, Yuniarti, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya Wakil Bupati HSS, H Suriani mengapresiasi pelaksanaan Vocal Fest sebagai ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di luar bidang akademik, khususnya dalam bidang seni dan kreativitas.
Ia berpesan kepada para peserta agar tidak menjadikan kompetisi semata-mata sebagai upaya meraih kemenangan, tetapi juga sebagai proses belajar dan membangun mental untuk terus berkembang.
"Jadikan kegiatan ini bukan sekadar lomba, melainkan semangat untuk belajar makna kemenangan yang sesungguhnya. Teruslah berkarya, jangan pernah takut mencoba, dan jangan takut gagal,” tegasnya.
Menurut H Suriani, kegagalan merupakan pengalaman dan sarana introspeksi untuk mengenali kekuatan serta kelemahan diri. Karena itu, setiap proses harus dijalani dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar terus memberikan pendampingan dan dukungan terhadap bakat serta minat anak-anak mereka.
H Suriani menambahkan, Hulu Sungai Selatan memiliki potensi besar dalam bidang seni dan budaya. Pengembangan potensi tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
Ia turut mengapresiasi konsistensi DKD HSS dalam menyediakan ruang kreativitas sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda di bidang seni.
Di hadapan para finalis, H Suriani juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, semangat berkompetisi harus berjalan seiring dengan sikap saling menghargai dan menjadikan pengalaman di panggung sebagai bekal untuk terus berkarya.
Sebelumnya, Ketua DKD HSS sekaligus Ketua Pelaksana, Muhammad Riduan, mengatakan Vocal Fest 2026 diselenggarakan sebagai wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang seni vokal.
"Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang seni vokal, sekaligus mencari bibit-bibit penyanyi muda yang berpotensi menjadi kebanggaan Kabupaten Hulu Sungai Selatan di masa depan,” ujarnya.
Riduan menjelaskan, rangkaian seleksi telah berlangsung pada 7–8 Agustus 2026 dan diikuti 67 peserta. Peserta terdiri atas 29 pelajar kategori SD, 12 pelajar kategori SMP, dan 26 pelajar kategori SMA.
Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, masing-masing kategori menetapkan empat finalis terbaik. Dengan demikian, sebanyak 12 finalis berhak tampil pada babak Grand Final Vocal Fest HSS 2026. (ari/jp).




















